Titik Api di Hutan Jambi Meningkat

Sabtu, 24 Mei 2008 15:44 WIB | 635 Views

Jambi (ANTARA News) - Jumlah titik api yang membakar hutan di beberapa kabupaten Provinsi Jambi meningkat drastis menjadi 42 titik, setelah dua hari sebelumnya sempat turun berjumlah 12 titik.

Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Provinsi Jambi, Gazam, di Jambi, Sabtu, mengatakan bahwa ke 42 titik api itu tersebar di enam kabupaten meliputi Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, Muarojambi, Tebo, Batanghari dan Merangin.

Di Kabupaten Sarolangun terdapat 15 titik api, 13 titik di hutan rakyat dan dua titik di hutan produksi, Tanjab Barat (9), semuanya di hutan rakyat, Muarojambi (7) juga semuanya di hutan rakyat, dan Kabupaten Tebo (6) lima di hutan produksi dan satu di hutan rakyat.

Sementara itu, di Batanghari terdapat empat titik, semuanya di hutan produksi, dan satu titik di Kabupaten Sarolangun, juga di hutan produksi.

Khusus di Kabupaten Sarolangun, sebelumnya ditemukan 12 titik api di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) kini semuanya sudah padam, dan muncul satu titik api di hutan produksi.

Petugas Pengendalian Kebakaran Lahan dan Hutan (Dalkarlahut) Jambi sudah dikerahkan untuk memadamkan titik api tersebut, supaya tidak meluas yang dapat menimbulkan kabut asap.

Tim Manggala Agni juga sudah disiagakan, yang sewaktu-waktu diterjunkan bila terjadi kebakaran hebat membakar hutan dan lahan yang poskonya di sebar di empat lokasi, Kota Jambi, Muara Tembesi, Tebo dan Sarolangun. (*)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2008

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Hujan es cenderung terjadi pada peralihan musim

Hujan es cenderung terjadi pada peralihan musimHujan es yang terjadi di Kebun Jeruk Jakarta Barat pada Selasa (22/4) merupakan fenomena alam yang cenderung terjadi ...

LIPI: masyarakat belum paham konservasi Pulau Pombo

LIPI: masyarakat belum paham konservasi Pulau PomboPeneliti Balai Konservasi Biota Laut (BKBL) LIPI Ambon mengatakan bahwa masyarakat belum memahami tentang perlindungan ...

Nilai pariwisata pari manta hidup Rp300 juta per ekor per tahun

Nilai pariwisata pari manta hidup Rp300 juta per ekor per tahunKementerian Kelautan dan Perikanan menaksir nilai ekonomi seekor pari manta dari segi pariwisata jauh lebih besar ...