Caleg Tertua dan Termuda Partai Golkar

Rabu, 20 Agustus 2008 03:59 WIB | 1489 Views

Jakarta, 20/8 (ANTARA) - Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Rully Chairul Azwar kepada ANTARA, di Jakarta, Rabu dinihari, mengatakan, Prof Kustan Basri, 72 tahun, merupakan calon anggota legislatif (caleg) tertua dari partainya.

"Beliau Caleg tertua, sedangkan yang termuda, sebagaimana telah diumumkan saat memasukkan daftar calon sementara ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa tadi malam, adalah Saudara Jerry Sambuaga," tambahnya.

Prof Kustan Basri ditetapkan sebagai Caleg Partai Golkar daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Selatan (Kalsel) 1.

Sedangkan Jerry AK Sambuaga, 23 tahun, menjadi Caleg termuda Partai Golkar yang ditetapkan sebagai Caleg dari Dapil III Provinsi DKI Jakarta, meliputi wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara serta Kepulauan Seribu.

Jerry yang berusia 23 tahun adalah anak Ketua Komisi I DPR RI, Theo L Sambuaga. Jerry bergelar `master international affair` dari Amerika Serikat dan sehari-hari adalah staf ahli bidang politik luar negeri dari Ketua DPR RI.

"Kami mengirim 675 Caleg dari 77 Dapil, dan ini merupakan usulan penuh dari semua anggota DPR RI," ujarnya.

Rully juga mengemukakan bahwa Fadel Muhamad, kader Partai Golkar yang kini menjabat Gubernur Provinsi Gorontalo, tidak maju menjadi Caleg.

Secara terpisah, salah satu Ketua DPP Partai Golkar, Syamsul Muariff kepada ANTARA, juga mengungkapkan, dari total Caleg partainya, 207 di antaranya, atau sekitar 30,67 persen merupakan kader perempuan.

"Namun, kita juga merekrut beberapa fungsionaris termasuk intelektual muda lainnya, seperti Indra J Piliang, Jasri Marin. Pokoknya kita merekrut kader-kader yang `very clean` yang tidak terindikasi pidana, kriminal maupun korupsi," katanya kepada pers.

Selain kader pemuda, termasuk intelektual muda, menurutnya, Partai Golkar juga merekrut kalangan artis, tokoh dari beraneka latar.

Ia juga memaparkan, 60 persen dari anggota DPR RI saat ini, sesuai kebijakan DPP didaftarkan lagi, meskipun kemungkinan terpilihnya tinggal 40 persen.

Beberapa tokoh senior yang masih dicalonkan, antara lain Agung Laksono (kini masih menjabat Ketua DPR RI dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar).

Sementara itu, beberapa politisi senior Partai Golkar seperti Surya Paloh (Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Golkar), Akbar Tanjung (mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar), Theo L Sambuaga (Ketua DPP Partai Golkar) tidak lagi dicalonkan. "Saya juga tidak dicalonkan," kata Syamsul Muariff.

Pertimbangan untuk tidak memasukkan para politisi senior sebagai Caleg adalah agar mereka dapat lebih berkonsentrasi di DPP setelah lama berperan di legislatif yaitu sudah tiga kali terpilih.(*)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2008

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

1.000 anak yatim piatu mendapat pengetahuan kedirgantaraan

1.000 anak yatim piatu mendapat pengetahuan kedirgantaraanSebanyak 1.000 anak yatim piatu dari berbagai wilayah di Jabotabek mendapatkan pengetahuan kedirgantaraan melalui ...

Komisi IV bahas perkebunan

Komisi IV bahas perkebunanKomisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...

Legislator minta pemerintah awasi pembagian THR

Legislator minta pemerintah awasi pembagian THRAnggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendesak pemerintah, dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja dan ...