Indonesia-Rusia Sepakat Tingkatkan Kerjasama Teknik Militer

Rabu, 20 Agustus 2008 17:32 WIB | 1202 Views

Berita Terkait
Jakarta, (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia dan Rusia sepakat untuk meningkatkan kerjasama teknik militer dilandasi saling pengertian dan pemahaman yang sejalan.

Demikian pernyataan bersama Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin dan perwakilan pemerintah Rusia Vyacheslav K. Dzirklan saat pembukaan Sidang Komisi IV Bidang Kerja Sama Teknik Militer RI-Rusia di Jakarta, Rabu.

"Kerjasama RI dan Rusia terutama dalam bidang teknik militer telah berjalan baik," kata Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin.

Pada 2006 kedua delegasi telah melakukan pertemuan kedua dan sekaligus penandatanganan nota kesepahaman tentang bantuan dalam pelaksanaan program kerja sama teknik militer.

Dalam nota kesepahaman tersebut disusun rancangan tentang kebutuhan alutsista dan pendukungnya yang diperoleh dari Rusia dengan fasilitas kredit negara (state credit).

Ia mengakui, masih ada hal-hal teknis yang memerlukan kesepakatan bersama dalam kaitan pengadaan peralatan militer dari Rusia.

"Bagaimana pun, fasilitas `state credit` dari Rusia diyakini akan memberikan manfaat dalam rangka mendukung kebutuhan peralatan militer Indonesia," ujarnya.

Ia menegaskan, yang perlu dijadikan pedoman bagi kedua delegasi adalah pihak Dephan Indonesia tetap mengutamakan fasilitas `state credit` dari Rusia sebagai basis dalam pengadaan peralatan militer.

Secara umum, RI berharap kedua delegasi dapat secara bersama-sama berdiskusi hingga tercapai pemahaman yang sama dalam peningkatan kerja sama kedua negara di bidang teknik militer.

"Sehingga, kerjasama yang dibangun akan memberikan manfaat yang besar dalam hubungan persahabatan antara Indonesia dengan Rusia," katanya.

Sementara itu, Ketua Delegasi Rusia Vyacheslav K. Dzirklan mengatakan, pemerintah Rusia sangat berkeinginan untuk meningkatkan kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah Indonesia dalam segala bidang termasuk kerja sama dalam bidang teknik militer.

Menurutnya, pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan secara rutin memungkinkan hubungan antara kedua negara di dalam segala bidang termasuk konteks politik dan militer menjadi lebih baik.

Vyacheslav K. Dzirklan berharap, kedua pihak dapat menemukan pengertian dan kesepahaman yang sama sehingga kerjasama yang baik antara pemerintah Indonesia dan Rusia dapat terus berlanjut.(*)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2008

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Gubernur Maluku diundang hadiri peringatan "Anzac Day"

Gubernur Maluku diundang hadiri peringatan Gubernur Maluku, Said Assagaff diundang Kedubes Australia di Indonesia untuk menghadiri peringatan "Anzac Day" yaitu ...

17 CCTV dipasang untuk pantau kamtibmas

17 CCTV dipasang untuk pantau kamtibmasPolres Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan memasang 17 Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah titik di ...

Malaysia pulangkan 97 TKI bermasalah via Nunukan

Malaysia pulangkan 97 TKI bermasalah via NunukanPemerintah Kerajaan Malaysia memulangkan 97 tenaga kerja Indonesia (TKI) melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, ...