15 Wisatawan AS Pelajari Tenun Minangkabau

Jumat, 29 Agustus 2008 00:12 WIB | 907 Views

Berita Terkait
Padang (ANTARA News) - Sebanyak 15 wisatawan asal Amerika Serikat mempelajari sejarah dan teknik pembuatan kain batik tanah liat, satu hasil kerajinan tenun tradisional di Minangkabau (Sumatera Barat).

Wisatawan itu, mempelajarinya di galeri batik tanah liat tradisional Minangkabau di Kota Padang, Kamis (28/8), kata Direktur Biro Perjalanan Wisata "Sumatra and Beyond", Ridwan Tulus kepada ANTARA di Padang, Kamis.

Ia menyebutkan, Ke-15 wisatawan AS itu mempelajari tenun tradisional Minangkabau dalam satu paket wisata "10 days from west to north textile tour Sumatra" digelar "Sumatra and Beyond", 27 Agustus - 5 September 2008 di Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Menurut dia, dipilihnya galeri batik tanah liat dalam kunjungan itu, karena hasil tenun tradisional tersebut saat ini sudah sangat langka di dunia, sehingga sangat menarik sebagai objek wisata dan penelitian.

Pada kunjungan itu, para wisatawan akan mengetahui sejarah batik tanah liat dan bagaimana teknik pembuatannya secara tradisional, tambahnya.

Selain mengunjungi batik tanah liat, para wisatawan juga akan melihat dan mempelajari teknik pembuatan kain songket tradisional Canduang, di Kabupaten Agam.

"Kain songket Candung juga, satu hasil tenun terbaik, bahkan seorang peneliti songket asal Swiss, Ben Hard pernah menyebutkan songket tersebut salah satu yang terbaik di dunia," katanya.

Para wisatawan juga akan mengunjungi Museum Adhityawarman Padang dan Pusat Dokumentasi Adat Minangkabau di Padang Panjang, untuk melihat koleksi tekstil adat tradisional Minangkabau, tambah Ridwan Tulus.

Ia mengatakan, bagi "Sumatra and Beyond" kunjungan tersebut membuka peluang menjadikan Sumbar sebagai daerah tujuan wisata dan penelitian kain tenung tradisional dunia.(*)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2008

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

OJK pantau perkembangan kasus BCA

OJK pantau perkembangan kasus BCAOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan terus memantau perkembangan kasus perpajakan BCA yang diduga diselewengkan ...

Kinerja Garuda kuartal I 2014 diproyeksikan turun

Kinerja Garuda kuartal I 2014 diproyeksikan turunKinerja keuangan PT Garuda Indonesia Tbk pada kuartal I 2014 diperkirakan masih akan tertekan akibat depresiasi rupiah ...

Presiden: peraturan pertanahan tanpa mengurangi hak rakyat

Presiden: peraturan pertanahan tanpa mengurangi hak rakyatPresiden Susilo Bambang Yudhoyono mengintruksikan agar peraturan pertanahan yang tengah digodok berorientasi pada ...