Produsen Kosmetik Bermerkuri Ditangkap Di Pasar Asemka

Rabu, 10 September 2008 19:02 WIB | 5813 Views

Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Lim Vianto, seorang produsen kosmetik yang mengandung zat merkuri tertangkap oleh tim gabungan Polda Metro Jaya dan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Pemda DKI Jakarta di Pasar Asemka, Taman Sari, Jakarta Barat.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Arman Depari di Jakarta, Rabu, mengatakan, tersangka ditangkap setelah petugas gabungan memergoki sebuah mobil box sedang membongkar kosmetik di Pasar Asemka.

Ketika digeledah, mobil Box B 9830 IM itu sedang mengangkut 1680 pot (kemasan) kosmetik merk night cream lien hua, 1680 pot kosmetik merk daya cream lien hua, 1080 pot kosmetik merk ling zhi night cream dan 480 pot kosmetik merk ling zhi day cream.

"Petugas gabungan menemukan surat jalan dari PT Dunia Sehat Sejahtera dan bon penjualan ke Toko Setia Abadi," katanya.

Dari pemeriksaan dokumen dan sopir mobil, petugas menemukan bahwa barang itu milik Lim yang diproduksi oleh PT Dunia Sehat Sejahtera yang beralamat di Cilegon, Banten.

Tersangka akan dijerat dengan UU No 23 tahun 1992 tentang kesehatan.

Merkuri dilarang dipakai untuk bahan kosmetik karena bisa menyebabkan kanker berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Nomor 455/Menkes/Per/V/1998.(*)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2008

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Tanda-tanda bila anak jadi korban pelecehan seksual

Tanda-tanda bila anak jadi korban pelecehan seksualAnak umumnya memunculkan tanda-tanda tertentu bila telah terjadi sesuatu yang buruk pada dirinya seperti pelecehan ...

Pembicaraan koalisi masih berlangsung

Pembicaraan koalisi masih berlangsungKetua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengatakan pembicaraan dengan sejumlah partai untuk sebuah ...

LIPI dirikan Rumah Kantung Semar di Cibodas

LIPI dirikan Rumah Kantung Semar di CibodasUnit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Konservasi Tumbuhan (BKT) Kebun Raya Cibodas selaku satuan kerja Lembaga Ilmu ...