Jemaah Haji Indonesia Ditunggu di Jeddah

Selasa, 4 November 2008 21:56 WIB | 701 Views

Jeddah (ANTARA News) - Jemaah haji Indonesia ditunggu di Arab Saudi dan persiapan untuk menyambut kedatangan mereka mulai dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1429 Hijriyah di Bandara King Abdul Azis, Jeddah, Selasa, atau sehari sebelum ketibaan rombongan pertama dari Tanah Air Rabu.

Pukul 11.00 waktu setempat, saat Kota Jeddah diguyur hujan deras, anggota PPIH yang ditugaskan di Bandara Raja Abdul Aziz melakukan pengenalan lapangan dan menempatkan plang penanda lokasi jemaah haji Indonesia di depan gerbang kedatangan yang ada di terminal haji bandara tersebut.

Kepada puluhan anggota PPIH di Jeddah, Pelaksana Tugas Kepala Daerah Kerja Jeddah Cepi Supriatna menjelaskan deskripsi tugas setiap anggota PPIH dalam kegiatan penyambutan kedatangan jemaah, penempatan jemaah di lokasi transit bandara, pengaturan barang bawaaan jemaah dan pemberangkatan jemaah ke Madinah dengan bus.

"Kita sudah melakukan gladi bersih bagi petugas. Pemasangan plang penunjuk arah bagi jemaah dan perlengkapan lain yang dibutuhkan, termasuk obat dan alat kesehatan dilakukan sore ini. Pagi nanti semua persiapan harus sudah selesai," kata Cepi.

Pos pelayanan kesehatan ditempatkan pada dua ruangan yang ada dalam bangunan oktagon di lingkungan bandara. Luasnya sekitar 35 meter persegi.

"Ruangannya memang agak sempit, tapi ya dicukup-cukupkan lah, kan cuma untuk transit juga. Ini karena anggaran yang tersedia cuma bisa untuk menyewa ruang seluas ini. Biaya sewa ruangan di sini selama musim haji 2.780 real Arab Saudi per meter persegi," katanya.

Kantor Daerah Kerja Jeddah berada di lantai dua gedung induk bandara. Ruangan itu nantinya antara lain akan menjadi kantor kepala Daerah Kerja, petugas Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), petugas administrasi haji dan media center.

"Besok, mulai pukul 08.00 petugas sudah akan siap di bandara untuk mempersiapkan penyambutan kedatangan pertama jemaah haji," katanya.

Pada 5 November 2008, sebanyak 7.454 anggota jemaah haji Indonesia akan tiba di Arab Saudi. Menurut jadwal, pada hari itu akan tiba jemaah haji dari embarkasi Solo, Medan, Jakarta, Banjarmasin, Palembang, Batam, Jawa Barat, Surabaya, Ujungpandang dan Balikpapan yang masuk dalam kelompok terbang (kloter) satu, dua dan tiga.

Jemaah haji yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Aceh itu akan diangkut dalam 19 kali penerbangan, 12 penerbangan dengan pesawat Garuda Indonesia dan tujuh penerbangan dengan pesawat Saudi Arabia Airlines.

Sebanyak 4.515 orang diantaranya dijadwalkan tiba di Bandara Pangeran Muhammad di Madinah antara pukul 13.50-20.00 waktu setempat dan 2.937 orang lainnya tiba Bandara Raja Abdul Aziz di Jeddah antara pukul 13.15-22.15 waktu setempat.

Jemaah haji pertama yang tiba di Bandara Raja Abdul Aziz Jeddah menurut jadwal sebanyak 405 orang dari embarkasi Solo, Jawa Tengah. Mereka menumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-6101 dan dijadwalkan tiba di bandara pukul 13.15 waktu Jeddah.

Setelah transit sekitar 30 menit dan bandara, jemaah tersebut akan langsung diberangkatkan ke Madinah dengan bus dan di Madinah akan menempati penginapan yang disediakan oleh Majmuah Amwaj Falah.(*)

Editor: Heru

COPYRIGHT © 2008

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Komisi IV bahas perkebunan

Komisi IV bahas perkebunanKomisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...

Remaja ini selamat walau terbang 5 jam di roda pesawat

Remaja ini selamat walau terbang 5 jam di roda pesawatSeorang remaja pria tiba dengan selamat dalam penerbangan dari California ke Hawaii kendati dia menumpangi tempat roda ...

Menteri: Kuota polwan diharapkan minimal 30 persen

Menteri: Kuota polwan diharapkan minimal 30 persenMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar mengharapkan, kuota polisi wanita ...