Rabu, 24 September 2014

Israel Bersiap Serang Iran

Selasa, 18 November 2008 14:11 WIB | 5.515 Views
Jakarta (ANTARA News) - Israel, melalui Angkatan Udaranya, menyatakan siap dengan opsi apapun terhadap Iran, termasuk serangan udara ke semua fasilitas nuklir Iran, demikian perwira AU Israel Mayor Jenderal Ido Nehushtan dalam wawancara dengan Mingguan Jerman, Der Spiegel edisi terbaru pekan ini. "Angkatan Udara (Israel) adalah unit militer yang sangat kuat dan fleksibel. Kami siap melakukan hal apapun yang diperintahkan kepada kami," tegas Ido. Ido tidak mengungkapkan detail serangan militer ke fasilitas-fasilitas nuklir Iran yang kebanyakan terletak di bawah tanah itu. "Harap dipahami bahwa saya tidak akan mengungkapkan rencana itu secara rinci. Saya hanya dapat mengatakan, itu tidak ada kaitan dengan soal teknis dan bukan pula dengan soal logistik," jaminnya. Der Speigel lalu memancing pembesar AU Israel yang tak disebutkan jabatannya ini dengan menanyakan kemungkinan Israel menggunakan superioritas teknologinya untuk menyerang Iran karena sebagian besar fasilitas nuklir Iran dilindungi rapat dan tersembunyi. "Teknologi modern hanya salah satu cara, tapi keunggulan terbesar kami adalah para prajurit dan perwira kami. Israel itu negeri kecil. Asset terbesar kami adalah sumber daya manusia kami dan inilah yang akan dimanfaatkan oleh Angkatan Udara," jabar Ido. Mingguan Jerman itu kemudian menanyakan kemungkinan Israel tidak hanya menggunakan Angkatan Udara untuk menyerang Iran, namun juga memanfaatkan asset-assetnya di darat, termasuk Angkatan Darat. "Kami harus terus saling bersambungan antar angkatan. Angkatan Udara, misalnya, harus mendapat dukungan penuh dari pasukan darat. Itulah yang kami pelajari dari Perang Lebanon pada 2006," paparnya. Dengan sangat percaya diri, Ido menyatakan Israel tidak gentar menghadapi serangan roket dari mana pun, termasuk Iran yang mungkin akan balas menyerang dengan roket-roket jarang menengah. "Untuk melindungi dari serangan roket-roket jarak pendek milik Hamas dan Hisbullah, kami tengah membangun sistem "Kubah Besi." (Dan) untuk menjawab ancaman roket-roket jarak menengah, kami sedang mengembangkan sistem pertahanan udara yang kami namakan "Ketapel Iblis," terangnya. Ido tidak menampik bahwa Israel tengah bersiap menyerang Iran jika negosiasi internasional mengenai denuklirisasi Iran tidak berhasil. "Itu (serangan militer ke Iran) keputusan politik, tapi jika saya pahami dengan benar, maka semua opsi sudah tersedia di meja (termasuk serangan militer)," tandasnya. (*)

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2008

Komentar Pembaca
Baca Juga