Warga Tewas Dibanting Gajah "Pendendam"

Sabtu, 22 November 2008 11:20 WIB | 781 Views

Berita Terkait
Banda Aceh (ANTARA News) - Muhamaad Wali (30), warga Desa Cot Pangee, Lamteungoh/Krueng Tho, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, Jumat (21/11) dilaporkan tewas dibanting seekor gajah liar tidak jauh dari rumahnya.

Ketua adat hutan (Pawang Uteun) Sampoiniet, Muhammad Adan, kepada ANTARA di Banda Aceh, Sabtu, menguraikan peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB saat korban berada di rumahnya dan satwa liar yang dilindungi itu tiba-tiba muncul dan menarik keluar tubuh korban dengan belalai dibawa lari dalam kegelapan malam.

Setelah korban hilang "diculik" gajah, keluarga korban panik dan meminta tolong pada tetangga, namun tak satu pun warga desa itu berani keluar rumah karena khawatir keselamatan jiwa mereka juga terancam.

"Usaha pencarian baru korban dilakukan Sabtu (22/11).  Jenazahnya ditemukan sekitar 30 meter dari rumahnya," kata Muhammad Adan.

Warga pinggiran Desa Cot Pangee, sekitar 140 KM sebelah barat Banda Aceh dalam beberapa hari terakhir sering menemukan kawanan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) berjumlah sekitar 13 ekor, namun sebelum ini tidak pernah mengganggu masyarakat.

Warga juga heran mengapa yang menjadi sasaran "penculikan" hanya Muhammad Wali, padahal di rumahnya saat itu berkumpul banyak orang.  Yang jelas, peristiwa itu berlangsung sangat cepat sehingga keluarga lain tidak dapat berbuat apa-apa.

Masyarakat adat hutan setempat mempunyai keyakinan bahwa gajah termasuk satwa liar paling peka, pendendam dan mudah tersinggung sehingga jika ia dicaci maka suatu saat orang pencaci menjadi sasaran kemarahan si gajah.

"Sebaliknya, kalau dihalau dengan kata-kata sopan, kawanan gajah akan menghilang dan kembali ke habitatnya tanpa menganggu manusia," kata Muhammad.

Ia percaya semasa hidupnya korban pernah membuat satwa liar itu "tersinggung" karena perlakuan korban terhadap gajah-gajah itu .

"Kalau bukan karena ada persoalan (konflik) sebelumnya, tidak mungkin hanya korban yang diculik dan dibanting hingga tewas karena di rumah tersebut pada malam itu banyak anggota keluarga lainnya," demikian Muhammad Adan.  (*)

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2008

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Tapir terjebak di sumur berhasil diselamatkan

Tapir terjebak di sumur berhasil diselamatkanSejumlah warga Desa Penarik Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, menyelamatkan seekor tapir (tapirus indicus) yang terjebak ...

LIPI: masyarakat belum paham konservasi Pulau Pombo

LIPI: masyarakat belum paham konservasi Pulau PomboPeneliti Balai Konservasi Biota Laut (BKBL) LIPI Ambon mengatakan bahwa masyarakat belum memahami tentang perlindungan ...

Hujan es cenderung terjadi pada peralihan musim

Hujan es cenderung terjadi pada peralihan musimHujan es yang terjadi di Kebun Jeruk Jakarta Barat pada Selasa (22/4) merupakan fenomena alam yang cenderung terjadi ...