Jakarta (ANTARA News) - Ada yang berbeda dari penampilan pebulutangkis Taufik Hidayat saat berlaga di turnamen Super Series Jepang Terbuka yang baru saja berakhir, Minggu.

Juara Olimpiade 2004 Athena yang sekarang berkarir secara profesional itu mengenakan kaus berlengan satu saat berlaga di lapangan, yakni hanya bagian kirinya saja yang berlengan.

Saat ditanya apakah kaus berlengan satu itu idenya sendiri, Taufik yang keluar sebagai runner-up setelah kalah oleh pemain asal China Bao Chunlai di final Minggu, mengatakan, kaus tersebut bukan produk THL (Taufik Hidayat Line) yang ia desain sendiri.

"Itu bukan kaus THL, itu Jepang punya," kata ayah satu anak yang disponsori perusahaan perlengkapan olahraga asal Jepang itu, melalui layanan pesan singkat.

"Ya hanya aku yang pakai, enak dipakainya," tambah pebulutangkis kelahiran 10 Agustus 1981 yang dalam karirnya tercatat sebagai juara dunia pada 2005 dan Asian Games 2002 serta 2006 itu.

Mengenakan kostum agak ganjil tampaknya tidak mengganggu performa enam kali juara Indonesia Terbuka itu, karena nyatanya ia mampu mencapai final turnamen berhadiah 200.000 dolar AS tersebut.

Kalau pun akhirnya ia kalah di final, itu sematan-mata karena lawannya memang tampil lebih baik.

"Dia lebih sabar, terus lebih mantap juga pukulan-pukulannya," kata Taufik yang selanjutnya berencana ambil bagian di Prancis Super Series itu.(*)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2009

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar