Semarang (ANTARA News) - Kereta Api Argo Anggrek dari Surabaya menuju Jakarta, Minggu pukul 15:30 WIB anjlok di antara Pelabuhan-Kuripan atau KM 56+600 Kuripan Pekalongan, Jateng.

Kepala Humas PT KAI Daops IV Semarang, Warsono di Semarang, Minggu, mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi mengakibatkan beberapa perjalanan kereta api sempat mengalami keterlambatan rata-rata di bawah satu jam.

"Kebetulan saat peristiwa tersebut terjadi memang bukan jadwalnya perjalanan kereta api sehingga tidak sampai mengganggu perjalanan kereta api dari Jakarta-Surabaya atau sebaliknya," katanya.

Menurut dia, KA yang terhambat perjalanannya akibat peristiwa tersebut adalah KA Fajar Utama jurusan Jakarta-Semarang dan KA Kamandanu jurusan Jakarta Semarang, serta KA Kaligung jurusan Tegal-Semarang.

"KA-KA tersebut tertahan di Stasiun KA Kuripan sambil menunggu proses evakuasi gerbong dan perbaikan rel KA. Perbaikan rel KA tersebut dilakukan secara manual karena tidak terlalu parah," katanya.

Ia menjelaskan, KA Argo Anggrek yang anjlok adalah gerbong satu dengan beberapa penumpang karena as keluar dari rel.

"Akhirnya KA itu menunggu hingga didatangkan gerbong bantuan dari Semarang," katanya.

"Saya tidak tahu persis jumlah penumpang yang ada di gerbong satu (yang anjlok), tetapi kalau penuh jumlahnya mencapai 50 orang tetapi saya dengar tidak terlalu penuh," tambahnya.

Setelah gerbong bantuan itu datang, kata dia, langsung berangkat karena rel KA tersebut sudah bisa dilalui kereta api setelah gerbong KA yang anjlok berhasil dievakuasi sekitar dua jam kemudian atau pukul 17:27 WIB.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009