Ramallah (ANTARA News) - Seorang wanita Palestina Sabtu malam meninggal karena serangan flu A(H1N1) yang juga dikenal sebagai flu babi, di daerah Tepi Barat, kata kementerian kesehatan.
Kematian wanita berumur 54 tahun itu adalah kasus kedua yang tercatat di wilayah Palestina atas korban tewas akibat flu A(H1N1), kata pernyataan singkat kementerian itu yang dikirimkan ke kantor-kantor media massa.
Sampai saat ini, total 892 warga Palestina telah tertular virus flu tersebut, dan semuanya terjadi di Tepi Barat.
Sejauh ini, belum ada laporan mengenai korban virus tersebut di Jalur Gaza, yang diblokade oleh Israel.
Baru-baru ini kementerian kesehatan mengatakan, pihaknya sepakat dengan satu perusahaan internasional untuk mengimpor vaksin A(H1N1).
Beberapa ribu vaksin suntik telah tiba dan digunakan untuk calon jemaah haji yang akan pergi ke Mekkah, Arab Saudi.(*)
Korban Kedua Warga Palestina Tewas Karena Flu Babi
COPYRIGHT © 2009
Top Stories
- Mobile-8 Perpanjang Penjualan Mobi Modem
- Ayu Azhari Bisa Jadi "Evita Peron" Sukabumi
- Menkumham: "Gurita Cikeas" Tak Dapat Dipertanggungjawabkan
- Pengamat: Infotainmen Melebih-lebihkan Fakta
- Syamsu: Buku "Membongkar Gurita Cikeas" Harus Diteliti
- Paus Benedict Dipukul Saat Misa
- Osama Bin Laden Lambang Benteng Tak Tertembus






















