Bulukumba, Sulsel (ANTARA News) - Petani di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, resah karena kebun mereka dirusak oleh sekawanan babi hutan.
Menurut salah seorang warga, Azry Yusuf, Senin, hama babi hutan ini membuat petani mengurungkan niatnya untuk menanam ubi dan jagung yang biasa ditanam saat musim kemarau.
"Warga enggan menanam singkong dan jagung karena lebih banyak dirusak babi hutan. Jika dipaksakan, petani akan mengalami kerugian," katanya.
Guna mengantisipasi masalah yang dihadapi petani tersebut, warga meminta Dinas Peternakan Bulukumba, segera turun ke lapangan mengatasi serangan babi hutandi Kecamatan Bontobahari tersebut.
Beberapa desa dan kelurahan yang menjadi sasaran babi hutan di Kecamatan Bonto Bahari, antara lain Kelurahan Sapolohe, Benjala, Tanahlemo, dan Kelurahan Tanahberu.
Sebenarnya kondisi ini sudah terjadi sejak tahun lalu dan saat ini hama babi hutan tersebut semakin meresahkan warga.
"Umumnya babi hutan itu berasal dari kawasan taman hutan rakyat, apalagi sudah masuk ke perkampungan warga," ujarnya.
(*)
Babi Hutan Rusak Areal Kebun Warga Bulukumba
COPYRIGHT © 2009
Top Stories
- Mobile-8 Perpanjang Penjualan Mobi Modem
- Ayu Azhari Bisa Jadi "Evita Peron" Sukabumi
- Menkumham: "Gurita Cikeas" Tak Dapat Dipertanggungjawabkan
- Pengamat: Infotainmen Melebih-lebihkan Fakta
- Syamsu: Buku "Membongkar Gurita Cikeas" Harus Diteliti
- Paus Benedict Dipukul Saat Misa
- Osama Bin Laden Lambang Benteng Tak Tertembus























Komentar Pembaca
secar khan Babi hutan juga butuh tempat tinggal & wilayah untuk makan.. Nah klo sudah kaya gini, jangan salahkan Babi Hutan.
OK!!!