
2012 (ANTARA/istimewa)
Ia menyebutkan, jika seseorang yang mempunyai keimanan yang kuat, maka tidak akan ada niat untuk melakukannnya karena hal tersebut bersifat haram.
"Begitu juga dengan film kiamat 2010, jika seseorang mempunyai iman dan takwa pastilah tidak akan mempercayainya," katanya.
Muchid menilai masyarakat tipis iman akan mempercayai film itu, padahal itu dosa besar karena hari akhir tidak ada satupun orang yang tahu.
Namun, ia menambahkan tanda-tanda kiamat atau hari akhir sudah ada didepan mata, diantaranya adalah banyaknya nabi palsu dan keimanan orang yang semakin menipis.
"Banyaknya perzinaan, semakin tingginya riba, banyaknya wanita yang sudah tidak punya malu dan semakin sulitnya mencari orang ikhlas merupakan indikasi semakin dekatnya hari akhir," jelasnya.
Bahkan dengan tanda-tanda yang disebutkannya itu, tanda-tanda datangnya hari kiamat sudah mencapai 50 persen.
"Di dunia ini tidak ada yang mampu memprediksi datangnya kiamat. Hanya Allah yang tahu. Namun, rasullullah dulu pernah dijelaskan tentang tanda-tanda kiamat oleh Jibril, dan saat ini tanda-tanda tersebut sudah terlihat hampir 50 persen," katanya.
Da mengimbau masyarakat lebih mengedepankan iman dan takwa, dalam menyikapi ini. (*)























Komentar Pembaca
Bahrain aja yg hanya satu jam dari Damman Saudi Arabia sudah diputar di biokop.
media benar2 bikin promosi film ini.... bukan kiamat hanya kejadian alam saja.....
menurut sya..seru2 aj,krna itukan cuma film..syukur alhamdulillah kalau ada yg tobat setelah liat film itu...sya rasa film itu lebih ke arah bencana yg besar,bukan kiamat....kalo dipikir mungkin aja bencana ini terjadi kalau qta udh ga peduli sma alam..mka jgn salahkan yg KUASA,kalu qta msh sprti ini trz, tdk peduli pada ciptaanNYA...KIAMAT...mmmm kumaha engke wae,ku gusti allah...
knp selalu di ambil pusing sich ya hal2 kecil yg seharusnya ga perlu
ck..ck..ck..
namanya aja hiburan
>_