Ferguson Beri Giggs Dua Tahun Lagi Berbakti
Alex Ferguson Manajer Manchester United (MU). (REUTERS/Suzanne Plunkett)
Portsmouth (ANTARA News/AFP) - Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson, Minggu, yakin bahwa dia masih bisa mempercayai Ryan Gigss untuk sedikitnya dua tahun lagi berbakti kepada klubnya.

Pria Wales yang selalu segar yang mencetak gola ke-100nya di Liga Premier saat MU menang 4-1 di Portsmouth itu, genap berusia 36 tahun Sabtu kemarin dan saat ini telah memainkan sejumlah permainan bola terbaik di sepanjang karirnya.

Hetrik pertama Wayne Rooney untuk United sejak Oktober 2006 menjadi fondasi kemenanangan sang juara bertahan di Fratton Park, markas Portsmouth, namun adalah kesenimanan Giggs-lah, yang disempurnakan dalam satu tendangan bebasnya, yang terpenting.

"Selamat ulang tahun Ryan. Dia mendapatkan itu 36 kali dalam hidupnya. Dia pemain yang tiada duanya, langka. Dia akan bermain untuk dua tahun lagi," kata Ferguson.

"Skor itu merupakan hasil yang luar biasa bagi kami karena menang 4-1 di luar kandang selalu menjadi dambaan setiap orang. Babak kedua bagus, kami bermain baik sekali, terutama karena kami mempertahankan disiplin dan memainkan sepakbola kami.

"Gol awal di babak kedua itu bagus karena kita mesti bersegera dan laga akan terbuka untuk Anda, dan itulah yang terjadi. Wayne menciptakan gol dengan baik sekali dan itu hasil umpan mulus dari Ryan," papar Ferguson.

Dua dari tiga gol Rooney disarangkan dari titik penalti, dimana yang pertama terjadi di menit 25 setelah dia diganjal kapten Portsmouth Michael Brown.

Tuan rumah menyamakan kedudukan juga dari penalti yang dieksekusi Kevin-Prince Boateng menyusul pelanggaran Nemanja Vidic yang menarik kostum Frederic Piquionne.

Setelah jeda, United mendominasi permainan dan dalam delapan menit Rooney menciptakan hetrik, dimana yang pertama diselesaikannya dari jarak sekitar delapan yard memanfaatkan umpan silang Giggs dan kedua dari titik penalti setelah Ryan dijatuhkan Piquionne.

Thomas Kuszczak, yang menggantikan posisi Edwin van der Sar, berhasil menjinakkan tendangan Boateng dan memblok tendangan pemain pengganti John Utaka hingga memantul tiang gawang.

Namun adalah Giggs yang menjadi jagoan sesungguhnya setelah tendangan bebasnya yang mempesona berhasil menaklukan kiper Asmir Begovic dari jarak 20 yard. (*)