3 Orang Tewas Dalam Gempa di Malawi
Senin, 21 Desember 2009 01:13 WIB | 1621 Views
Blantyre (ANTARA News/Reuters) - Seorang anak laki-laki berusia empat
tahun dan dua orang dewasa tewas, dan lebih dari 250 orang terluka
Minggu ketika gempa bumi yang berkekuatan 6,0 skala Richter
menghancurkan sejumlah bangunan di distrik Karonga, Malawi utara.
Pejabat pemerintah daerah meminta ribuan warga meninggalkan rumah
mereka karena kerusakan pada bangunan dan ancaman gempa susulan.
Gempa juga mengguncang negara tetangga, Tanzania, kata Badan Gempa AS
(USGS), namun laporan-laporan awal menunjukkan tidak ada kerusakan
serius atau korban.
Gempa di Malawi, yang terjadi pukul 01.19 waktu setempat (pukul 06.19
WIB) di kedalaman 15,2 kilometer, merupakan yang terakhir dalam
serangkaian gempa di distrik kaya uranium Karonga pada bulan ini.
Seorang anak berusia satu tahun tewas dalam gempa pada 8 Desember.
"Dua orang tewas -- seorang anak berusia empat tahun dan neneknya,
setelah rumah tempat mereka tidur roboh menimpa mereka," kata
jurubicara kepolisian Enock Livasoni kepada Reuters.
Seorang lagi tewas di rumah sakit akibat luka-luka kepala yang
dideritanya, kata perawat yang tidak bersedia disebutkan namanya.
Ia mengatakan, lebih dari 250 orang terluka, namun tidak ada pasien yang berada dalam kondisi kritis.
Livasoni mengatakan, terjadi kerusakan besar di sejumlah desa, dimana
banyak sekolah dan kantor pemerintah terkena dampaknya.
Ketua Dewan Daerah Karonga Gasten Macheka mengatakan, sekitar 270.000 orang diminta meninggalkan rumah mereka.
"Kami meminta penduduk di Karonga tidak berada di dalam atau dekat
rumah karena keadaan tidak stabil," katanya, seperti dikutip kantor
berita Afrika Selatan SAPA.
Ia mendesak pemerintah dan internasional membantu menyediakan tenda dan perlengkapan medis.
Sekitar 3.000 orang Malawi tinggal di tenda-tenda darurat akibat kerusakan pada rumah mereka dalam gempa sebelumnya.
Pada 1989, gempa berkekuatan 6,6 skala Richter menewaskan sedikitnya
sembilan orang dan melukai 100 orang di Malawi tengah dan mengakibatkan
50.000 orang kehilangan tempat tinggal, menurut USGS.
Gempa Tanzania yang berkekuatan 6,2 skala Richter terjadi 135 kilometer
sebelah selatan kota Mbeya, di kedalaman 10 kilometer, namun tidak ada
laporan mengenai kerusakan atau korban.(*)Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2009
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com