
Tentara Nato/ilustrasi. (ANTARA/REUTERS)
Tentara "mendapat tembakan senapan dan granat berpeluncur roket", di provinsi Baghdis ketika "memberikan bantuan dan keamanan pada konvoi militer Afghanistan dari sekitar 80 trek", kementerian itu mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Kementerian itu menyatakan unit Spanyol tersebut minta bantuan udara dari Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan-NATO, yang kemudian membom posisi gerilyawan.
Spanyol sekarang ini memiliki sekitar 1.230 tentara yang bertugas dengan pasukan pimpinan-NATO di Afghanistan, termasuk 450 tentara yang dikirim untuk pemilihan awal tahun ini. Pemerintah pada September setuju untuk menambah kesatuannya itu dengan 250 tentara lagi.(*)






















