
Sri Mulyani Indrawati (ANTARA/REUTERS/Lefteris Pitarakis)
Ucapan yang tertulis dalam sejumlah karangan bunga itu antara lain "Kami dukung integritas Sri Mulyani Indrawati, kami selalu mendukungmu, kami percaya integritas Sri Mulyani".
Salah seorang facebooker, Rizal Hasibuan mengatakan, dukungan moril diberikan karena dirinya percaya dengan integritas Menkeu Sri Mulyani.
"Intinya ini dukungan moril untuk beliau. Kita sudah lihat sepak terjang beliau. Kami menilai integritas beliau cukup tinggi. Beberapa dari kami kenal beliau dari dulu," kata pengusaha bidang teknologi informasi itu.
Rizal mengakui, memang banyak yang berpendapat kontra namun dia percaya kalau keputusan bailout Bank Century memang keputusan Menkeu sebagai Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
"Tapi untuk pengawasan uangnya kemana, menurut kami bukan sepenuhnya salah beliau. Bank Century di bailout ketika itu karena situasi memaksa," katanya.
Facebooker lainnya Susy Rizky mengatakan, tidak perlu mengenai secara pribadi untuk mengetahui integritas Menkeu Sri Mulyani.
"Dari track record-nya kita tahu, beliau saat mengambil keputusan tidak pernah membela kepentingan sekelompok atau golongan tertentu tapi membela negara," kata wanita pengusaha furniture dan showroom mobil itu.(*)























Komentar Pembaca
Beliau telah bekerja tanpa pandang bulu walaupun saat itu harus berhadapan dengan orang terkaya di negeri ini.
Saya percaya beliau tetap bekerja pada On The Track & selalu bisa untuk dipertanggungjawabkan seperti saat pengambilan keputusan Bailout Bank Century yang mana situasi saat itu sedang kris
1. Itu uang negara dan uang rakyat
2. sampai sekarang kt blm tahu kmana sj alokasi sebenarnya uang 6,7 triliun
3. Ada pengakuan dari petinggi partai yg menerima aliran bailout
4. jeda waktu hampir satu tahun antara keluarnya dana bailout dan laporan ke wapres
5. ada nasabah bank century yg blm menerima uang penjaminan/tidak menerima 100 persen uang tabungannya
Apa kebutuhan bailout century memang sbsar 6,7 T? atau di mark up?
Memang kalau masalah ekonomi dicampur politik jadi ruwet.
Dan anggota pansus itu kok semuanya tidak kompeten keliatannya. Keliatan banget ada udang di balik batu