
Wakil Presiden Boediono (ANTARA/Widodo S. Jusuf)
"Sungguh, pertemuan saya dengan kalian membuat cinta pertama saya terobati," katanya, sambil tersenyum saat membuka dialog dengan murid-murid sekolah unggulan itu di Kabupaten Kampar, Rabu.
Pria kelahiran Blitar, Jawa Timur itu mengaku bercita-cita mengabdi di dunia pendidikan. "Guru adalah profesi utama saya sebelumnya, namun saya sekarang sudah lama terperangkap di pemerintahan, jadi dunia pendidikan ditinggalkan," katanya.
Berulang-ulang mantan menteri koordinator perekonomian itu mengatakan, dunia pendidikan adalah cinta pertamanya dan pertemuannya dengan siswa-siswi sekolah berskala internasional itu dapat mengobati kerinduannya.
"Benar-benar cinta pertama saya terobati," katanya, kembali tersenyum.
Layaknya seorang pendidik, Boediono menyebut generasi muda calon-calon pemimpin bangsa yang harus membekali diri dengan berbagai keterampilan, pengetahuan dan kepribadian yang kuat.
"Keterampilan, pengetahuan dan kepribadian serta watak yang kuat dapat dibentuk melalui pendidikan yang baik. Meski watak juga dapat terbentuk dengan lingkungan dan dari dalam diri sendiri," katanya.
Dalam kunjungannya ke SMU Negeri Plus Riau, Wapres didampingi Mendagri Gamawan Fauzi dan aktivitas belajar mengajar dan beberapa fasilitas di sekolah tersebut.(*)






















