BI: Permintaan Uang Akhir Tahun Agak Naik
Rabu, 30 Desember 2009 17:24 WIB | 2266 Views
Seorang petugas memasukkan uang ke dalam mobil di gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12). Bank Indonesia menyiapkan Rp125,5 triliun untuk memenuhi peredaran uang pada libur akhir tahun. (ANTARA/Rosa Panggabean )
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Rochadi mengatakan kenaikan permintaan uang tunai pada liburan akhir tahun tidak terlalu besar atau hanya naik sekitar lima persen dari tingkat normal.
"Tren kenaikan peredaran uang akhir tahun tidak besar, hanya sekitar lima persen," kata Budi Rochad usai penyerahan hasil perhitungan "Koin Prita" di Jakarta, Rabu.
Dia menyebutkan, pada libur 24 Desember 2009 uang yang tertarik dari kas BI mencapai Rp4,2 triliun, sedangkan pada hari-hari normal sekitar Rp4 triliun.
Jika dibandingkan pada liburan Natal pada 24 Desember 2008, uang yang beredar naik sekitar 7,9 persen mencapai Rp3,9 triliun.
Budi mengatakan BI telah menyiapkan uang tunai yang disimpan dalam khasanah (tempat penyimpanan uang) mencapai Rp125,5 triliun untuk libur akhir tahun ini.
"Jadi kami sudah siap jika ada kenaikan permintaan, karena persediaan uang dalam khasanah kami cukup," kata Budi Rochadi menegaskan.
Dia juga menyebutkan bahwa kebutuhan uang pada liburan akhir tahun ini tidak sebesar pada saat Lebaran. "Kalau musim Lebaran peningkatannya bisa mencapai 15-20 persen," katanya.
Budi Rochadi juga menyebutkan jumlah uang yang beredar di masyarakat saat ini mencapai Rp267,8 triliun. (*)Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2009
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com