Berita Terkait
Ciamis (ANTARA News) - Sebanyak 11 rumah penduduk yang dekat dengan lokasi tanah tebing yang longsor di dusun Gunung Sawung, desa Darmaraja, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terpaksa dikosongkan untuk menghindari terjadinya longsor susulan.

Kepala Desa Darmaraja, H Hidayat, kepada wartawan, Jumat mengatakn 11 rumah penduduk tersebut cukup berdekatan dengan tebing setinggi 20 meter yang sudah terjadi longsor, Kamis malam (31/12).

"Karena khawatir akan terjadi longsor susulan rumah yang dekat dengan tebing dikosongkan, dan pemilik rumah kini mengungsi di rumah saudaranya yang masih satu desa," katanya.

Menurut dia dikosongkannya rumah warga karena kondisi tanah tebing sudah retak-retak sehingga jika terjadi hujan mengguyur kembali cukup deras dikhawatirkan akan longsor.

Kata dia longsornya tebing tersebut sudah terjadi kedua kalinya yang memang kondisi tanah tebing dinilai rawan apabila hujan cukup deras terus mengguyur.

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka warga diminta untuk mengosongkan rumahnya," katanya.

Sementara itu rumah yang dikosongkan baru terdata pihak desa yakni milik Isak Suherman (62), Irawan (35), Yadi (36), Miming (55) dan Eman Dulman (37) serta Dani (35), Rohman (40), dan milik Neni (55) seorang janda yang tinggal sama satu orang anaknya.

Kata Hidayat peristiwa longsornya tebing dari keterangan warganya terjadi sekitar pukul 20.00 WIB sesaat setelah terjadi hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Terjadinya longsor sempat terdegar suara gemuruh yang cukup keras, bahkan peristiwa tersebut satu rumah penduduk ambruk tergerus tanah longsor.

"Beruntung saat kejadian tidak ada korban jiwa, semua warga sekitar berhasil menyelamatkan diri menjauh dari tebing," kata Hidayat.

Sementara itu Waka Polsek setempat, Iptu Engkos Kosasih mengatakan sementara lokasi longsoran diamankan dari warga yang cukup dekat dengan tebing.

"Tapi untuk melakukan pengawasan kami menyarankan kepada warga agar intensipkan ronda dan petugas kamtibmas untuk antisifasi hal-hal yang tidak tidak di inginkan dan warga selalu waspada," katanya.(*)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2010

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar