Turki Tuan Rumah Pertemuan Puncak Regional Afghanistan
Rabu, 13 Januari 2010 06:39 WIB | 1049 Views
London (ANTARA News/AFP) - Turki akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak regional mengenai Afghanistan menjelang konferensi London mengenai negara itu, kata Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu di London, Selasa.
Pertemuan negara-negara regional di Istanbul akan ditujukan untuk membuat gagasan mengenai bagaimana mereka dapat membantu Afghanistan bersama-sama, ia mengatakan kepada wartawan setelah pembicaraan di London dengan timpalannya dari Inggris David Miliband.
Inggris akan menjadi tuan rumah konferensi internasional mengenai Afghanistan pada 28 Agustus dalam upaya untuk memperbincangkan kondisi guna mencapai tujuan masyarakat internasional di negara tersebut.
"Turki akan mengorganisir pertemuan puncak politik pada tanggal 25 dan pertemuan regional pada 26," jelas Davutoglu.
"Kedua pertemuan itu akan membantu bagi keberhasilan konferensi London," katanya. Ia akan "memberi pesan internasional yang kuat serta komitmen pada rakyat Afghanistan bahwa kami bersama-sama akan membantu mereka".
"Melalui mekanisme tiga pihak di Turki pada tanggal 25 antara Turki, Afghanistan dan Pakistan kami ingin mengadakan kerja sama yang jauh lebih luas antara Afghanisan dan Pakistan," Davutoglu menambahkan.
"Hari berikutnya, tanggal 26, kami akan mengadakan konferensi regional di Turki untuk menjamin kepemilikian regional ini dan di London kami akan memiliki komitmen internasional yang terdiri dari semua faktor itu."
Miliband menyatakan ketiga rangkaian konferensi London itu adalah keamanan, pembangunan ekonomi dan pemerintahan, termasuk korupsi; dan bagaimana tetangga-tetangga Afghanistan dapat membantu kestabilan di negara yang dikoyak-perang itu.
Ia mengatakan, "Saya sangat senang bahwa menyusuli pembicaraan yang kami adakan di Brussels, para menteri sepakat untuk mengadakan pertemuan tingkat sangat tinggi di Istanbul pada 26 Januari -- pertemuan persiapan untuk menjamin bahwa kawasan itu sendiri mengambil kepemilikan pengembangan gagasan dan kerangkanya sendiri pada bagaimana negara-negara di kawasan itu dapat bekerja dengan Afghanistan".(*)Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2010
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com