Pelita Jaya Protes Kepemimpinan Wasit
Pelatih Pelita Jaya, Fandi Ahmad (tengah) memberikan arahan kepada pemainnya (ANTARA/Yusran Uccang)
Jakarta (ANTARA News) - Kesebelasan Pelita Jaya memprotes kepemimpinan wasit Setiono dalam pertandingan melawan Persitara di Stadion Soemantri Brodjonegoro Jakarta, Sabtu pada lanjutan Djarum Indonesia Super League (ISL) 2009/2010.

Wasit asal Sidoarjo Jawa Timur itu dinilai tidak tepat saat menganulir dua gol yang telah diciptakan oleh anak asuh Fandi Ahmad itu.

"Kalau satu gol yang dianulir itu masih wajar. Ini dua gol," kata Fandi Ahmad dengan nada keras usai pertandingan.

Menurut dia, dengan kejadian itu timnya sangat dirugikan sehingga peluang untuk meraih poin dalam pertandingan tersebut gagal tercapai.

"Jika terus seperti ini bola sepak Indonesia tidak akan maju," kata pelatih asal Singapura itu.

Dua gol Pelita Jaya yang dianulir wasit adalah gol dari Wirahadi pada awal babak kedua serta gol Ardan Aras pada menit-menit akhir babak kedua.

Jika kedua gol itu tidak dianulir oleh wasit maka Pelita Jaya sukses mengandaskan tim tuan rumah Persitara Jakarta Utara dengan skor 2-1. Gol tuan rumah dicetak Prince Kabir Bello pada menit 8.

Menanggapi keberatan tim lawan manajer Persitara Harry Ruswanto tidak mempermasalahkan karena untuk mengajukan keberatan sudah ada mekanismenya.

"Kalau wasit kami serahkan ke yang berwenang. Jadi silahkan mengajukan protes," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, dengan hasil meraih tiga poin peluang Persitara untuk meninggalkan posisi papan bawah klasemen ISL 2009/2010 lebih terbuka.(*)