Banda Aceh (ANTARA News) - Kurikulum pendidikan resolusi konflik dikembangkan di sembilan perguruan tinggi di Aceh guna meneliti yang akhirnya bertujuan untuk menjaga agar perdamaian di Aceh tetap abadi.
"Program ini sebuah terobosan untuk menjadikan Aceh sebagai pusat studi konflik di Indonesia karena selama ini kita hanya menjadi objek penelitian," kata Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar di Banda Aceh, Jumat.
Hal itu disampaikannya melalui Asisten I Setda Aceh, Marthin Desky dalam peluncuran program pengembangan kurikulum pendidikan resolusi konflik untuk perguruan tinggi di Aceh.
Dia mengatakan, resolusi konflik adalah ilmu yang berkembang di dunia internasional, ironisnya sangat sedikit peneliti yang berasal dari daerah konflik.
"Selama ini warga di daerah konflik hanya menjadi objek yang terus dieksplorasi oleh peneliti asing, dengan adanya pengembangan program studi resolusi konflik kita bisa menganalisis dan kelola sendiri untuk disebarkan ke seluruh dunia," katanya.
Karena konflik sangat dinamis, diharapkan program tersebut terus dikembangkan sehingga mampu mendorong suksesnya perdamaian di Aceh yang sudah dicapai sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU) damai Helsinki 15 Agustus 2005.
Sementara itu, Kepala Pusat Studi Perdamaian dan Resolusi Konflik Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar Ranirry, Sahlan Hanafiah mengatakan program tersebut akan dikembangkan di sembilan perguruan tinggi di Aceh.
Perguruan tinggi tersebut yaitu Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh, IAIN Ar Ranirry Banda Aceh, Universitas Abulyatama Aceh Besar, Universitas Jabal Ghafur Pidie, Universitas Al Muslim Bireuen.
Selain itu juga di Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, Universitas Gajah Puteh Aceh Tengah, Universitas Teuku Umar Meulaboh dan Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri (STAIN) Cot Kala langsa.
"Kita masih membahas apakah resolusi konflik ini akan menjadi satu mata kuliah tersendiri atau disisip dengan mata kuliah lain," kata Sahlan.
Target program tersebut adalah melahirkan kurikulum pendidikan resolusi konflik pada 2010 di perguruan tinggi di Aceh. (*)
Kurikulum Pendidikan Resolusi Konflik Dikembangkan di Aceh
COPYRIGHT © 2010
Top Stories
- Lapan: Badai Matahari 2012 Bukan Kiamat
- Bintang Oscar Habis-habisan Tampil Cantik
- "The Cove" Gondol Oscar, Orang Jepang Ngamuk
- Jusuf Kalla: "Biarlah. Biarlah"
- Asteroid Raksasa Penyebab Kepunahan Dinosaurus
- Pertumbuhan Teknologi Mobile Tertinggi di Pedesaan
- Bioteknologi Hendaknya Perhatikan Kepentingan Petani Kecil






















