TNI dan Polri Amankan Kerusuhan di Masohi Maluku

Selasa, 9 Desember 2008 23:07 WIB | 1450 Views

Jakarta (ANTARA News) - Ratusan petugas gabungan TNI dan Polri hingga Selasa malam terus mengamankan kota Masohi, ibukota Kabupaten Maluku Tengah, sekitar empat jam perjalanan laut dengan kapal cepat dari Ambon menyusul kerusuhan antar kelompok yang menyebabkan enam luka dan puluhan rumah rusak.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Abubakar B Nataprawira di Jakarta, Selasa, mengatakan, aparat TNI berasal dari Kodim Maluku Tengah dan Batalyon Infanteri Kabaressy 731 sedangkan personil Polri berasal dari Brimob Polda Maluku dan Dalmas Polres Maluku Tengah.

"Aparat telah menyekat dua kelompok yang bertikai agar tidak timbul kerusuhan susulan," kata Abubakar.

Polres Maluku Tengah juga telah menangkap seorang guru bernama WH yang diduga menjadi penyebab terjadinya kerusuhan.

Guru ini diduga menyinggung perasaan salah satu kelompok di Masohi.

Akibat kerusuhan itu, dua warga mengalami luka berat dan empat orang luka ringan.

"Sebanyak 42 rumah terbakar. Satu rumah ibadah, satu balai desa, satu Puskesmas, empat mobil angkutan umum dan satu sepeda motor rusak akibat kerusuhan itu," katanya.

Abubakar mengatakan, situasi telah kondusif dan terkendali namun aparat gabungan terus berjaga-jaga untuk menghindari aksi saling serang antarwarga.(*)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2008

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

LIPI dirikan Rumah Kantung Semar di Cibodas

LIPI dirikan Rumah Kantung Semar di CibodasUnit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Konservasi Tumbuhan (BKT) Kebun Raya Cibodas selaku satuan kerja Lembaga Ilmu ...

Pekerja `outsourcing` berkemah di depan kantor PLN Sumbawa

Pekerja `outsourcing` berkemah di depan kantor PLN SumbawaSejumlah pekerja outsourcing yang tergabung dalam Serikat Pekerja Progresif menggelar aksi unjuk rasa dan mendirikan ...

Komisi IV bahas perkebunan

Komisi IV bahas perkebunanKomisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...