Rabu, 3 Februari 2010 23:58 WIB | 1217 Views
Polisi mengatakan, 15 personel keamanan dan 15 pemrotes cedera dalam bentrokan di Srinagar, ibukota musim panas Kashmir, dan di kota-kota Baramulla, Pulwama dan Shopian.
Wamiq Farooq tewas Minggu setelah terkena peluru gas air mata yang ditembakkan polisi untuk membubarkan demonstrasi anti-India di Srinagar.
Puluhan pemrotes yang meneriakkan "Darah dibalas darah!" dan "Allah Maha Besar!" melemparkan batu ke arah polisi antihuru-hara di sejumlah titik di Srinagar dan kota-kota lain, Rabu, yang membuat polisi segera memberondongkan tembakan peringatan ke udara dan menembakkan gas air mata.
Pemrotes yang melemparkan batu juga menyerang konvoi tentara di daerah pinggiran
Pembunuhan Wamiq itu menyulut bentrokan keras di Lembah Kashmir yang berpenduduk mayoritas muslim. Sejauh ini, lebih dari 100 pemrotes dan polisi cedera.
Saksi mata mengatakan, Wamiq pergi bermain cricket dan tidak termasuk diantara pemrotes yang bentrok dengan polisi pada Minggu.
Kashmir dilanda pemberontakan selama dua dasawarsa untuk menentang kekuasaan
Pada Januari, pasukan komando
Kekerasan di Kashmir turun setelah
Perbatasan de fakto memisahkan Kashmir antara
Dua dari tiga perang antara kedua negara itu meletus karena masalah
Lebih dari 47.000 orang -- warga sipil, militan dan aparat keamanan -- tewas dalam pemberontakan muslim di Kashmir
Pejuang Kashmir menginginkan kemerdekaan wilayah itu dari
Serangan-serangan pada 2008 di Mumbai, ibukota finansial dan hiburan
Sejumlah pejabat
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2010
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com
China pada Selasa mengatakan salah satu diplomatnya bertemu dengan ketua Liga Arab untuk membicarakan krisis Suriah ...
Organisasi Kerja sama Islam (OKI) pada Rabu mendesak tekanan diplomatik yang lebih besar untuk mendorong pemerintah ...
Sebanyak 20 orang cedera pada Selasa (14/2) di Volgograd, Rusia barat-daya, ketika satu tabung gas meledak di ...