Mataram (ANTARA News) - Warga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Kamis siang, dihebohkan dengan peristiwa terbakarnya sebatang pohon kenari berumur puluhan tahun yang masih tumbuh kokoh di pinggir Jalan Langko.

Peristiwa kebakaran pohon kenari berdiameter sekitar tiga meter itu tidak hanya menyedot perhatian warga setempat tetapi juga para pengguna jalan raya.

Selain itu, sejumlah pegawai negeri sipil di lingkup Inspektorat Provinsi NTB, tampak berhamburan keluar dari ruangan melihat peristiwa langka itu karena pohon besar tersebut tumbuh di depan gedung kantor mereka.

Menurut salah seorang warga, Agus Saruji, api terlihat keluar dari bekas potongan ranting pohon yang sudah membentuk lubang. Jaraknya sekitar 10 meter dari batang pohon. Api yang keluar dari lubang tersebut seperti semburan dari kompor gas.

"Ketika saya lewat ada api dan kepulan asap tebal yang keluar dari batang pohon besar itu. Saya tidak tahu apa penyebabnya sehingga pohon itu terbakar," ujarnya.

Melihat kobaran api yang masih menyala, warga dan pengguna jalan merasa khawatir kalau pohon tersebut tumbang secara tiba-tiba dan menimpa warga.

Beberapa saat kemudian, puluhan petugas pemadam kebakaran dari Kota Mataram berusaha memadamkan kobaran api yang menyala dari dalam batang pohon yang berlubang tersebut dengan menerjunkan sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air melalui batang pohon di bagian bawah yang sudah membentuk lubang besar, namun usaha tersebut belum mampu memadamkan kobaran api.

Melihat hal itu, para petugas mencoba menyemprotkan air melalui bekas potongan ranting pohon yang sudah membentuk lubang tempat keluarnya semburan api.

Usaha tersebut akhirnya mampu memadamkan kobaran api, namun kepulan asap masih tampak keluar dari batang pohon.
(ANT/B010)

Editor: Bambang

COPYRIGHT © 2010

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar