Jakarta (ANTARA News) - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Senin pagi menguat tajam hingga menembus angka Rp9.300 per dolar, karena pelaku pasar membeli rupiah terpicu oleh menguatnya saham-saham AS dan Tokyo.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar menjadi Rp9.287-Rp9.297 per dolar dibanding penutupan akhir pekan lalu Rp9.335-Rp9.345 atau naik 48 poin.

Pengamat pasar uang, Edwin Sinaga di Jakarta, Senin mengatakan, rupiah berpeluang untuk naik, karena Indonesia dinilai masih tetap tumbuh baik, belum ada resiko yang akan menimbulkan kekhawatiran untuk menekan rupiah.

"Kami optimis dengan indikasi ekonomi makro Indonesia, maka rupiah akan kembali menguat hingga mendekati angka Rp9.250 per dolar," ucapnya.

Indonesia, lanjut dia dibanding dengan situasi di Eropa yang sedang bermasalah seperti kasus Yunani yang mengalami defisit anggaran dinilai oleh pelaku masih lebih baik dengan pasar yang makin positif.

Amerika Serikat yang tetap tumbuh, namun Bank sentralnya (The Fed) bahkan menaikkan suku bunga yang menimbulkan kekhawatira bahwa negara itu mulai melepas paket stimulusnya, katanya.

Karena itu, lanjut dia pelaku pasar lebih optimis untuk membeli rupiah ketimbang dolar yang didukung oleh membaiknya bursa regional.(h-CS/A024)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2010

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar