151.277 Tewas Akibat Bencana Selama 1997-2009
Kamis, 25 Februari 2010 23:44 WIB | 1920 Views
Padang (ANTARA News) - Pusat data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 151.277 orang tewas akibat bencana alam yang melanda wilayah Indonesia dalam 13 tahun terakhir (1997 hingga 2009).
Korban tewas itu akibat terjadinya sebanyak 6.632 kali bencana alam dalam 13 tahun (1997-2009) terakhir, kata programme Asociate Crisis Prevention and Rocovery Unit lembaga PBB, UNDP yang juga Koordinator Pusat Data BNPB, Ridwan Yunus dalam keterangan tertulis di Padang, Kamis.
Jumlah korban tewas dan jumlah bencana alam yang terjadi di Indonesia itu telah dicatat dalam Daftar Informasi Bencana Indonesia (DIBI) yang kini tengah disosialisasikan BNPB dan UNDP di provinsi-provinsi rawan bencana.
Korban tewas paling banyak pada tahun 2004 saat terjadi gempa dan tsunami yang melanda Nanggroe Aceh Darussalam yang menyebabkan sebanyak 131.017 orang tewas.
Selain gempa dan tsunami, selama 2004 terjadi sebanyak 895 kali bencana diseluruh wilayah Indonesia.
Kemudian tahun 2006 tercatat sebanyak 7.495 orang meninggal akibat bencana alam dengan total kejadian bencana 815 kali, salah satunya gempa di Jogyakarta.
Selanjutnya pada 1999 korban meninggal akibat bencana di Indonesia mencapai 3.492 orang dengan jumlah bencana terjadi 101 kali. Tahun 2005 korban meninggal dunia sebanyak 2.020 orang akibat 693 kali terjadi bencana, salah satunya gempa Nias.
Korban meninggal dalam jumlah besar juga terjadi pada 2009 yang mencapai 1.807 orang, namun jumlah ini masih sementara karena penghitungan masih dilakukan BNPB.
Tahun 2007 jumlah korban tewas dalam bencana sebanyak 942 oranga, lalu tahun 2000 sebanyak 875 orang, 2005 sebanyak 634 orang, 1998 sebanyak 478 orang dan di tahun 2008 470 orang meninggal dunia.
Sementara tu dalam kurun waktu 1997-2009, bencana paling banyak terjadi pada tahun 2008 yang mencapai 1.302 kali, kata Ridwan.
setelah 2008 bencana paling banyak kedua terjadi pada 2004 mencapai 895 kali, disusul tahun 2007 sebanyak 888 kali, tahun 2006 (851), tahun 2005 (693), tahun 2003 (532) dan tahun 1998 (497).
Sedangkan, jumlah bencana paling sedikit terjadi pada tahun 1997 yakni hanya empat kali, disusul tahun 2000 sebanyak 82 kali dan tahun 1999 sebanyak 101 kali, tambahnya.
Sementara itu, jumlah bencana melanda Indonesia selama 2009 masih dalam pendataan dan yang telah terdata sebanyak 498 kali.
Sedangkan jenis bencana yang melanda wilayah Indonesia didominasi banjir yang mencapai 35 persen dari total 6.632 kali bencana, disusul kekeringan (18 persen), tanah longsor, angin topan dan kebakaran, masing-masing 11 persen.
Sementara itu bencana banjir yang disusul tanah longsor tercatat sebanyak 3 persen dari total jumlah bencana tersebut, katanya.
(H014/R009)Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2010
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com