Berita Terkait
Tokyo (ANTARA News/Reuters)- Gempa berkekuatan 6,6 skala Richter menghantam Jepang utara, Minggu, kata para ahli gempa, menggoyang gedung-gedung di ibu kota Tokyo sekitar 240km dari dari pusat gempa.

Tidak ada laporan mengenai korban cedera atau kerusakan properti dan tidak ada peringatan tsunami dikeluarkan. Kekuatan gempa yang terjadi pada pukul 17:08 waktu setempat (15:00 WIB) itu adalah 6,6 skala Richter kata Survai Geolologi Amerika Serikat dan Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Pusat gempa sekitar 40km di bawah laut Honshu , pulau utama Jepang , kata JMA.

Perusahaan Tokyo Electric Power Co.In (TEPCO) mengatakan dua pusat listrik tenaga nukirnya di wilayah itu tetap beroperasi seperti biasa.

Perusahaan Tohoku Electric Power Co mengatakan operasi-operasi di pusat-pusat listrik tenaga nuklirnya di Onagawa dan Higashidori juga normal.

Stasiun radio NHK mengatakan satu kereta api cepat di daerah itu secara otomatis menghentikan operasinya sebentar tetapi segera kembali beroperasi.

Jalan raya untuk lalu lintas kendaraan cepat ditutup untuk pemeriksaan dan polisi dan departemen pemadam kebakaran mengatakan tidak ada laporan mengenai kerusakan setelah gempa itu,kata NHK mengutip pernyataan kedua instansi itu.

Jepang adalah salah satu dari daerah-daerah paling rawan gempa di dunia , dengan gempa terjadi sedikitnya setiap lima menit.(*)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2010

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar