Jakarta (ANTARA News )- Pengamat pasar, Farial Anwar mengatakan, rupiah diperkirakan akan dapat menembus angka Rp9.000 per dolar, karena minat pelaku asing untuk bermain di pasar domestik semakin tinggi, mereka meningkatkan investasi di pasar uang maupun pasar saham.

Besar minat pelaku asing bermain di pasar uang terlihat dari transaksi penjualan surat utang negara (SUN) yang terus meningkat dalam beberapa saja mencapai di atas Rp2 triliun lebih, katanya di Jakarta, Senin.

Menurut dia, pelaku asing menilai Indonesia masih potensial untuk menempatkan dananya, selain tingkat suku bunga acuan (BI-Rate) yang masih tinggi juga pertumbuhan ekonomi nasional yang terus meningkat.

Pelaku asing sangat antusias menempatkan dananya di pasar domestik, karena mereka masih dapat meraih keuntungan yang lebih tinggi ke timbang pasar lainnya, katanya.

Ia mengatakan, kenaikan rupiah itu dikhawatirkan akan terhambat oleh berbagai kepentingan baik eksportir maupun Bank Indonesia (BI).

BI juga mempunyai kepentingan terhadap dolar, apabila rupiah berlanjut menguat, katanya.(ANT/A024)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2010

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar