Lebak (ANTARA News) - Jaja alias Pura Sudarma alias Umar Yusuf  tersangka teroris yang tertembak mati di Aceh akan dimakamkan di Desa Sajira Barat, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak.

"Kami siap menerima jenazah Jaja untuk dimakamkan berdekatan dengan makam kedua orang tuanya," kata Sekretaris Desa Sajira Barat, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, A Sanusi, Senin.

Sanusi mengatakan, saat ini keluarga sudah menunggu kedatangan jasad Jaja alias Pura Sudarma yang masih berada di Jakarta.

Jaja yang kelahiran Sajira itu tentu akan diterima warga untuk dimakamkan di Kampung halamannya. Bahkan, rencana pemakaman Jaja sudah disiapkan di makam keluarga yang jaraknya satu kilometer dari tempat kediamannya.

Saat ini, kata Sanusi, warga belum melakukan aktivitas penggalian makam karena hingga kini mayat Jaja belum sampai di kampung halaman.  "Saya kira keluarga sudah setuju Jaja dimakamkan di sini," katanya.

Di tempat terpisah, salah satu kerabatnya, H Atang mengaku Jaja sudah lama meninggalkan kampung halaman di Desa Sajira Barat, sehingga warga tidak mengetahui kegiatan dia sehari-hari.

Namun demikian, ujar dia, jika dia pulang kampung selalu ramah, dermawan dan suka membantu orang lain. "Saya sendiri tidak menyangka dia bergabung dengan kelompok teroris," ujarnya.

Atang mengatakan, sejak kecil Jaja termasuk anak pandai dari ketika di SD sampai SMA di Rangkasbitung. Bahkan, nilai prestasi mata pelajaran kimia pada tingkat SMA juga cukup bagus dan kemungkinan dia pandai membuat dan merakit bom.

Sementara itu, suasana di kediaman Jaja di Desa Sajira Barat, Kecamatan Sajira, tampak sepi dan hanya beberapa anggota keluarga yang menunggu kedatangan jenazah Jaja yang tertembak mati oleh pasukan Detasemen Khusus atau Densus 88 di Aceh, Jumat (12/3).
(MSR/B010)

Editor: Bambang

COPYRIGHT © 2010

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar