BMKG: Gelombang Selat Karimata Setinggi Dua Meter
Selasa, 16 Maret 2010 13:26 WIB | 1013 Views
Pangkalpinang (ANTARA News) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang memperkirakan pada Rabu (17/3) tinggi gelombang laut di perairan Selat Karimata, Provinsi Bangka Belitung (Babel), antara 1,5 meter hingga dua meter.
Staf BMKG Pangkalpinang Muslimin di Pangkalpinang, Selasa mengatakan kecepatan angin dari Barat Laut hingga Timur Laut di perairan Selat Karimata antara 10 km hingga 55 km per jam, dan akan berlangsung 24 jam, mulai Rabu (17/3) pukul 07.00 WIB.
Ia mengatakan, tinggi gelombang di perairan jalur Pelabuhan Pangkalbalam (Bangka) hingga Pelabuhan Tanjungpandan (Belitung) antara 1,3 hingga 1,5 meter, arah dan kecepatan angin dari Barat Laut hingga Timur Laut 10 km hingga 50 km per jam.
Tinggi gelombang di perairan jalur Pelabuhan Pangkalbalam (Bangka) hingga Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta) antara 1,3 meter hingga 1,5 meter, kecepatan angin dari Barat Laut hingga Timur Laut mencapai 10 hingga 45 km per jam.
Demikian pula tinggi gelombang di perairan jalur Pelabuhan Mentok Kabupaten Bangka Barat hingga Pelabuhan Palembang (Sumsel) antara 1,3 hingga 1,5 meter, kecepatan angin dari Barat Laut hingga Timur Laut mencapai 10 hingga 40 km per jam.
Menurut dia, cuaca di daratan Pulau Bangka Bangka berawan hingga berawan banyak, dan berpotensi hujan ringan hingga hujan sedang, tetapi tidak merata.
Arah kecepatan angin dari Barat Laut hingga Timur Laut antara empat sampai 24 km per jam.
Suhu udara di daratan Pulau Bangka antara 24 sampai 32 derajat Celsius, dan kelembaban udara mencapai 60 sampai 96 persen.
Demikian pula cuaca di daratan Pulau Belitung berawan hingga berawan banyak, berpotensi hujan ringan hingga sedang, tetapi tidak merata.
Kecepatan angin dari Barat Laut hingga Timur Laut empat sampai 28 km per jam, suhu udara 23 sampai 32 derajat Celsius, dan kelembaban udara mencapai 60 sampai 98 persen.
(T.I013/M008/P003)Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © 2010
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com