Jakarta (ANTARA News) - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakanpemerintah AS sebagai negara demokrasi dapat memahami pro-kontra kedatangan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia.

"Saya berkomunikasi dengan staf di Gedung Putih dan kedutaan disini, AS itu negara demokrasi, jadi kalau ada yang menentang kedatangan Obama, itu biasa," kata Menko Polhukam di Istana Negara, Jakarta, Rabu, sesuai menghadiri pembukaan seminar internasional pertahanan bertajuk "Indonesia Menuju 2025".

Menurut Djoko, sejauh demokrasi itu aman, tertib dan terkendali maka tidak masalah.

"Bagi AS sebagai negara demokrasi, demo itu biasa, sejauh demo itu tertib," katanya.

Ia menegaskan bahwa selama pro dan kontra itu ditunjukkan dalam suasana aspiratif dan aman maka tidak masalah karena Indonesia juga adalah negara demokrasi yang tidak membatasi aspirasi rakyat.

"Unjuk rasa tidak masalah, kalau rusuh lain soal, itu tugas kepolisian, tidak usah ada Pak Obama, demo-demo rusuh harus ditangkap," ujarnya.

Sementara itu juru bicara presiden bidang luar negeri Dino Patti Djalal mengatakan bahwa Obama datang ke Indonesia dengan itikad dan maksud baik untuk mengulurkan persahabatan.

"Jangan lupa dia adalah orang yang mempunyai kaitan batin, kaitan emosional dengan Indonesia, dia adalah orang yang cinta dengan Indonesia. Dia adalah tamu negara, sahabat Indonesia, jadi kita akan terima dengan baik," katanya.

Dino yakin jika mayoritas rakyat Indonesia merasa memiliki presiden AS --yang pernah tinggal di Jakarta di masa kecilnya-- dan juga bersimpati dan akan menyambut baik uluran tangan persahabatan darinya.

Presiden Obama akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 23-25 Maret 2010. Oleh karena situasi politik dalam negeri AS terkait Undang-Undang Kesehatan, maka dalam lawatan pertamanya ke Indonesia Obama batal membawa serta keluarganya sebagaimana rencana semula.(ANT/A024)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2010

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar