Jakarta (ANTARA News) - Nilai tukar rupiah di pasar uang spot antarbank Jakarta, Kamis sore, melemah 14 poin terpengaruh memburuknya harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengikuti memburuknya indeks Wall Street dan bursa Tokyo.

Rupiah ditransaksikan pada kisaran 9.114/9.124 per dolar AS, setelah pada hari sebelumnya ditutup pada 9.100/9.110 per dolar AS.

Meski menghadapi tekanan, aksi jual rupiah hari ini dalam jumlah yang relatif kecil karena banyak pelaku pasar yang masih ragu-ragu melepas mata uang Indonesia itu setelah melihat arus modal asing ke pasar domestik cenderung meningkat, kata Kostaman Thayib dari Bank Mega.

Menurut Kostaman, walaupun sekarang terkoreksi, rupiah masih berpeluang menguat dan tekanan hanya bersifat sementara.

Kelemahan rupiah, kata dia, juga karena peran Bank Indonesia (BI) yang berkepentingan melindungi eksportir dalam negeri dan menjaga penguatan rupiah tidak terlalu cepat.

(T.h-CS/S026)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2010

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar