Terkait Kedatangan SBY Lokasi Muktamar NU Disterilkan dari Demo
Minggu, 21 Maret 2010 22:53 WIB | 867 Views
Makassar (ANTARA News) - Lokasi pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama
(NU) ke-32 di Makassar, akan disterilkan dari pihak yang ingin
melakukan unjuk rasa terkait kedatangan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono.
Pangdam VIII Wirabuana Mayjen TNI Hari Krisnomo saat
konferensi pers bersama unsur Muspida Sulsel di Makassar, Minggu malam,
mengatakan, pihaknya menyiapkan sekitar 2.000 personel untuk menjaga
kelancaran acara pembukaan muktamar tersebut.
"Pasukan yang disiagakan tidak akan dilengkapi perlengkapan Pasukan
Huru Hara (PHH) seperti tameng dan pentungan, namun dengan senjata
berpeluru hampa dan karet," ujarnya.
Dia menjelaskan, lokasi yang menjadi pusat pengamanan terdiri atas tiga
ring, yakni mulai dari Gedung CCC hingga ke Mall GTC yang kurang lebih
berjarak tiga kilometer.
Pihak-pihak yang tidak berkepentingan diharapkan untuk sementara tidak
memasuki wilayah tersebut dan jika kedapatan akan mendapat tindakan
tegas, terlebih jika bermaksud untuk melakukan unjuk rasa.
Di luar lokasi atau di sepanjang jalur jalan kedatangan presiden, dia
juga menegaskan agar pihak yang berniat melakukan unjuk rasa tidak
melakukan aksi bakar atau menginjak foto Presiden Yudhoyono.
Satgas pengamanan serta merta akan menangkap pelaku dan jika terbukti
bersalah secara hukum akan segera diserahkan ke pihak kepolisian untuk
diproses lebih lanjut.
Kapolda Sulsel Irjen Pol. Adang Rochjana menambahkan, selain satgas
utama dari pihak Kodam VII Wirabuana, kepolisian juga menyiapkan
sekitar 2.000 personel untuk menjaga jalannya acara pembukaan muktamar.
Namun, tugas kepolisian akan lebih ditekankan pada pengaturan arus lalu
lintas, sebab selama acara pembukaan, beberapa ruas jalan di Kota
Makassar akan ditutup sementara.
"Saya minta warga Makassar maklum dengan penutupan ruas jalan sementara
itu dan turut serta menjaga ketertiban selama acara muktamar
berlangsung," katanya.
Ribuan personel kepolisian itu juga akan disebar di lokasi-lokasi yang
ramai oleh peserta muktamar, untuk menjaga keamanan mereka dari potensi
terjadi tindak kriminal oleh orang -orang yang tidak bertanggungjawab.
Muktamar NU yang berlangsung 22-28 Maret akan dihadiri sekitar 10 ribu
kader dan simpatisan NU. Selain dari dalam negeri, juga terdapat 41
peserta dari luar negeri dan 22 kedutaan besar negara sahabat.
(AAT/K004)Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2010
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com