Tabrakan Antar Truk Tewaskan Kedua Sopirnya
Kamis, 2 September 2010 21:11 WIB | 1463 Views
Sintang (ANTARA News) - Tabrakan maut antara truk pengangkut pasir dengan truk pembawa kebutuhan pokok terjadi di Jalan Raya Sintang-Pontianak, Kamis mengakibatkan kedua sopir truk itu meninggal.
Dari keterangan yang diperoleh pihak kepolisian di lokasi kejadian, diduga, truk pengangkut pasir yang dikemudikan Thomas alias Pukul (38) warga Dusun Paoh Desa Paribang Baru, Kecamatan Tempunak mengalami pecah ban dalam perjalanan menuju Kecamatan Sepauk.
Kendaraan tersebut oleng dan saat bersamaan ada truk lain dari Arah Pontianak yang dikendarai Akiang (50) warga asal Sungai Pinyuh, Kabupaten Pontianak. Kecelakaan mautpun tidak bisa dihindarkan lagi.
Benturan keras terjadi membuat bagian kabin kedua mobil tersebut rusak parah mengakibatkan keduanya tergencet di belakang kemudi. Bahkan akibat benturan sangat keras tersebut, lutut Akiang nyaris putus.
"Tak menyangka kalau Pukul meninggal karena ketika tergencet ia masih hidup dan sempat berteriak minta tolong. Saya juga sudah berusaha menolongnya keluar," kata seorang rekannya, Bujang.
Benturan itu memang sangat kuat sehingga rekannya yang ketika itu duduk di bagian bak belakang mobil terpental dan ketika berusaha mencongkel kabin mobil yang terjepit dengan balok, ternyata baloknya patah.
Istri, anak dan keluarga Pukul ketika berada di Rumah Sakit Umum Daerah Ade M Djoen Sintang terlihat sangat sedih. Istrinya tak menyangka kalau suaminya akan mengalami kejadian nahas seperti itu. "Saya kira kondisi suami saya ketika membawa mobil sedang tidak fit," kata Ana.
Menurutnya, sebelum membawa mobil itu, suaminya sempat mengangkut kursi ke salah satu sekolah, "Ia mengatakan ketika itu hendak pulang menumpang truk dan biasanya ketika pulang dijemput anak kami," jelasnya.
Kepala Unit Kecelakaan Polres Sintang, Inspektur Satu Agus mengatakan menjelang Lebaran, intensitas kecelakaan di jalan raya cenderung meningkat, bahkan hari ini sudah ada empat kasus kecelakaan yang mereka tangani. "Termasuk kasus yang meninggal ini sehingga kami harapkan masyarakat lebih berhati-hati ketika berada di jalan raya," kata dia. (ANT-172/K004)Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2010
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com