Supriadi, Korban Kerusuhan akan Menikah Usai Lebaran
Sabtu, 4 September 2010 13:28 WIB | 1822 Views
Supriadi (26) masih dalam keadaan kritis di Rumah Sakit Umum Buol yang menjadi salah satu korban penembakan saat terjadi bentrok antara Polisi dan Warga di Buol, Sulawesi Tengah, Kamis (2/9). ( ANTARA/Muhamad Nasrun)
Berita Terkait
Buol, Sulteng (ANTARA News) - Supriadi (29), korban tewas dalam Kerusuhan Buol, Sulawesi Tengah, direncanakan akan menikah tiga hari setelah Lebaran nanti.
"Supriadi sudah melamar calon istri dan setelah Lebaran ini dia akan menikah," kata salah satu anggota keluarganya, di Buol, Sabtu.
Menurut keluarga itu, korban penembakan saat penyerangan Polsek Biau pada tanggal 1 September 2010 itu, sehari-harinya bekerja di salah satu koperasi unit simpan pinjam di Buol.
Kepergian korban menyisakan tangis sejumlah kerabat dan anggota keluarganya di Desa Diat, Kecamatan Bukal sekitar 30 Km dari pusat kota Buol.
"Kami tidak menyangka Supriadi akan meninggal. Siang ini dia akan dimakamkan di Desa Diat," ujar seorang kakak korban.
Korban meninggal dunia di RSU Daerah Buol, Sabtu pagi tadi sekitar pukul 05.30 WITA, setelah tiga hari dirawat di RSU daerah itu.
Saat dirawat di RSU, korban dinyatakan kritis oleh dokter dan perawat di rumah sakit pemerintah itu.
Selama tiga hari menjalani perawatan di RSU, Supriadi dirawat di ruangan ICU dengan dipasangi oksigen. Dia, dirawat karena luka tembak di dada.
Hingga saat ini tercatat sudah delapan orang yang telah tewas akibat kerusuhan Buol berdarah selama dua hari.
Mereka adalah Supriadi (29), Kasmir (18), Amran S abjalu (18), Ridwan (23), Herman (23), Muslimin (25), Rasyid Djufri (41) dan Saktifan (39).
Kerusuhan di Buol itu juga masih menyisahkan delapan korban lainnya yang telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Undata, Palu.
Korban yang dirujuk itu adalah Iksan (29), Agus Salim (21), Syamsudin (21) Alimin Yusuf (28), Firman (17), Agus Rasyid (36), Irfan (25), Rio (20), Nur Hanudin (24).
Mereka dirujuk ke Palu untuk menjalani perawatan intensif, karena peralatan yang ada di RSu Daerah Buol belum memadai untuk melakukan perawatan lebih lanjut.
(ANT-242/B010)Editor: Bambang
COPYRIGHT © 2010
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com