Purwakarta (ANTARA News) - Arus mudik di jalan tol Cikampek, atau arah Cikopo-Sadang, Rabu, semakin padat dan kemacetan lalu lintas tidak terhindarkan di beberapa tempat.

Kemacetan terjadi di Purwakarta selama beberapa jam sebelum antrean kendaraan mudik memasuki jalur alternatif untuk tujuan Jeteng.

Penumpukan terparah terjadi di jalur Cikopo-Sadang-Purwakarta, setelah pengalihan arus ke jalur alternatif di wilayah Purwakarta, Jabar, dari persimpangan Sadang.

Pada Rabu siang, di jalur Cikopo-Sadang sepanjang lebih kurang delapan kilometer itu kendaraan menyemut setelah keluar dari gerbang tol Cikopo.

Penumpukan dijalur Cikopo-Sadang pada dua hari sebelum Lebaran itu terjadi setelah mengalihan arus dari gerbang tol Cikopo ke Sadang, karena terjadi kepadatan di jalur Cikopo-Jomin dan jalur pantura.

Antrean kendaraan dialihkan ke Sadang untuk menggunakan jalur tengah, Sadang-Kalijati-Subang, dan ke jalur alternatif poros Purwakarta-Wanayasa-Jalancagak-Subang, seterusnya ke Cikamurang.

Berdesak-desakannya kendaraan di jalan alteri itu mengakibatkan terjadinya penumpukan di jalur Sadang-Purwakarta, lebih kurang sepanjang tujuh kilometer, sebelum memasuki jalur alternatif Purwakarta-Wanayasa-Jalancagak.

Bahkan terjadi kemacetan di sejumlah poros di dalam kota Purwakarta, seperti di jalan Singadilaga, Jl Agmad Yani, Jl Basuki Rahmat, dan Jl Kapten Halim.

Di samping kapasitas jalan terbatas, hambatan lalu lintas arus mudik yang diarahkan ke Purwakarta itu adalah kesibukan pasar di Pasar Rebo, dan Pasar Simpang di Purwakarta.

Sejumlah pengemudi mengaku bingung karena tidak mengenal medan jalan untuk melalui jalur Cikamurang lewat Purwakarta-Wanayasa.

Untuk tujuan Cikamurang, kendaraan dari Sadang masuk kota Purwakarta, dan terus ke Wanayasa. Dari Wanayasa belok kiri, ke Jalancagak-Subang, seterusnya ke Cikamurang.

(ANT-151/S018/S026)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2010

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar