Surabaya (ANTARA News) - Markas Besar TNI AD membuka pendaftaran calon taruna Akademi Militer (Akmil) bagi lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan madrasah aliyah (MA).

"Untuk Jawa Timur, pendaftaran dapat dilakukan di kantor Ajenrem Madiun, Mojokerto, Malang, Surabaya dan kantor Ajendam di Malang," kata Kapendam V/Brawijaya Letkol (Kav) Moenharto di Surabaya, Rabu.

Ia menjelaskan, pendaftaran dibuka mulai pekan pertama Februari hingga akhir Maret 2009. Persyaratannya adalah, calon peserta bukan anggota TNI/Polri dan PNS TNI, melampirkan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dari Polres.

"Umur pada saat masuk pendidikan pertama, 1 Agustus 2009 tidak kurang dari 18 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun, belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pertama dan dua tahun setelah diangkat menjadi prajurit TNI AD," katanya.

Syarat lainnya adalah, sehat jasmani dan rohani, tidak menggunakan narkoba, tinggi badan tidak kurang dari 165 Cm dan berat badan seimbang.

"Peserta tidak bertato atau ada bekas tato, tidak ditindik atau ada bekas ditindik pada telinga atau anggota badan lainnya. Peserta bersedia menjalani ikatan dinas pertama (IDP) selama tujuh tahun dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI," ujarnya.

Menurut Kapendam, peserta akan diseleksi mulai masalah administrasi, kesehatan, wawancara dan tes psikologi di masing-masing sub panitia daerah mulai pekan pertama April hingga Juni 2009. Setelah itu dilanjutkan ujian di tingkat Kodam V/Brawijaya.

"Perlu kami ingatkan kepada para calon peserta bahwa panitia tidak memungut biaya apapun. Panitia juga menghimbau, hendaknya para peserta seleksi menghindari praktek-praktek yang bersifat pungli atau KKN," katanya.
(*)