London (ANTARA News/AFP) - Ban kapten John Terry untuk timnas telah dicopot untuk kedua kalinya dalam dua tahun terakhir pada Jumat, setelah perhatian mengenai sidang kasus pelecehan rasial membuat posisinya tidak dapat dipertahankan, demikian laporan yang dirilis media-media Inggris.

Beberapa media Inggris melaporkan bahwa Ketua FA, David Bernstein, telah memanggil Terry sebelum pukul 10.00 waktu setempat, untuk menginformasikan kepada dirinya perihal keputusan FA.

FA tidak memberi konfirmasi apapun terkait laporan ini.

Bernstein mendasarkan opini di antara beberapa anggota dewan pengurus FA pada Kamis, yang dipahami sebagai keinginan untuk mengganti Terry, yang dituduh melakukan pelecehan rasial terhadap bek Queens Park Rangers, Anton Ferdinand.

Terry selalu menolak tudingan tersebut dan bersumpah untuk membersihkan namanya. Bagaimanapun, keputusan pengadilan untuk menunda persidangan sampai 9 Juli membuat petinggi-petinggi FA khawatir dengan prospek bahwa kampanye Inggris pada Euro 2012 akan dibayang-bayangi oleh kasus ini.

Tidak dijelaskan apakah Terry akan tetap dapat dipilih oleh pelatih Fabio Capello atau tidak. Capello sendiri pada beberapa kesempatan mengatakan kalau ia masih ingin menjadikan bek Chelsea tersebut sebagai kapten tim.

Keputusan Jumat ini merupakan pencopotan ban kapten yang kedua kalinya bagi Terry, menyusul keputusan serupa menjelang Piala Dunia 2010, karena dirinya sedang mengalami masalah dalam kehidupan pribadi.

Keputusan FA ini datang setelah desakan untuk mengganti Terry sebagai kapten timnas memuncak pada pekan ini. Mereka yang melakukan desakan datang dari kalangan politisi, aktivis anti-rasisme, dan pengamat media, yang mengingatkan mengenai `racun` di kamar ganti jika ia tetap dipertahankan sebagai kapten.

Damian Collins MP, anggota majelis rendah bidang kebudayaan, media, dan olahraga, memimpin desakan untuk memecat Terry.

"John Terry harus berdiri selain sebagai kapten sampai kasus ini terselesaikan, dan keraguan-keraguan lain dapat dihapus," ucapnya.

Piara Powar, direktur eksekutif badan anti diskriminasi sepak bola Eropa - Football Against Racism in Europe (FARE) juga berkata kalau Terry seharusnya diganti.

"Tidak bersalah sampai terbukti bersalah," tulisnya melalui akun Twitter. "Namun sebaiknya John Terry tetal menjadi kapten Inggris untuk Euro? Saya tidak melihat bagaimana caranya ia bisa seperti itu."

Penyerang Reading sekaligus penyiar radio, Jason Roberts, menulis, "Percaya pada saya...Ruang ganti di Euro akan memiliki `racun`, kecuali keputusan yang tepat dibuat."

(H-RF/T009) 

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar