Tujuh tentara Pakistan tewas dalam serangan Taliban
Sabtu, 4 Februari 2012 02:03 WIB | 1421 Views
Peshawar, Pakistan (ANTARA News/AFP) - Tujuh tentara Pakistan tewas dan tiga lainnya cedera dalam serangan Taliban terhadap pos pemeriksaan mereka di wilayah sabuk suku barat laut negara itu, kata para pejabat keamanan Jumat.
Serangan Kamis malam di pos pemeriksaan Dand Shidano di wilayah Kurram itu memicu bentrokan yang menyebabkan 18 gerilyawan juga tewas, kata seorang perwira senior militer.
"Para gerilyawan menyerbu pos itu pada sekitar tengah malam dan menewaskan tujuh tentara," kata pejabat itu, yang tidak bersedia disebutkan namanya. Dia menambahkan bahwa pasukan membalas membunuh 18 gerilyawan.
Para perwira keamanan lainnya juga mengkonfirmasikan serangan itu.
Juru bicara Taliban Ehsanullah Ihsan dalam kontak telepon kepada AFP mengklaim pihaknya bertanggung jawab atas serangan itu, dan mengatakan 12 tentara Korps Perbatasan tewas dan empat orang lainnya ditangkap oleh gerilyawan.
"Kami melakukan serangan ini untuk membalas pembunuhan komandan kami Taj Gul di lembaga Khyber," kata Ihsan, tanpa memberikan rincian kapan dia tewas dan peringkat kepentingannya dalam kelompok itu.
"Kami telah membunuh 12 tentara Korps Perbatasan dan menangkap hidup-hidup empat orang lainnya," katanya.
Dia menambahkan bahwa bahwa kelompok gerilyawan juga menyita tempat penyimpanan besar senjata.
Konfirmasi independen mengenai jumlah korban jiwa sangat sulit diperoleh di daerah suku itu, dan Taliban maupun Al Qaida melarang wartawan dan pekerja bantuan memasuki wilayah tersebut.
Pos pemeriksaan itu terletak antara wilayah Kurram dan daerah suku Waziristan Utara di perbatasan Afghanistan, zona yang dianggap sebagai kubu Taliban Pakistan dan kelompok gerilyawan yang dikaitkan dengan Al Qaida.
Wilayah itu telah mengalami lonjakan bentrokan dalam beberapa pekan terakhir.
Pada Selasa, puluhan pejuang Taliban bersenjata berat menyerang satu pos militer Pakistan di daerah tersebut, memicu bentrokan yang menewaskan delapan tentara dan melukai 15 lainnya, kata militer.
Helikopter tempur dikerahkan ketika pertempuran pecah dan para pejabat mengatakan 35 gerilyawan tewas.
Pada Juli lalu, Pakistan melancarkan serangan untuk mengusir para gerilyawan garis keras dari Kurram, menggambarkan operasi yang telah dilakukan - dengan keberhasilan yang terbatas - di banyak daerah di seluruh wilayah suku, namun para gerilyawan lagi-lagi berkumpul kembali.
Wilayah semi-otonomi suku Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan penuh dengan kelompok pemberontakan, Taliban Afghanistan dan para pejuang yang dikaitkan dengan Al Qaida.
Pada Senin, Presiden Amerika Serikat Barack Obama menegaskan untuk pertama kalinya bahwa pesawat-pesawat mata-mata tanpa awak AS melakukan serangan-serangan dengan sasaran Taliban dan Al Qaida di tanah tandus suku Pakistan itu, satu program yang makin meningkat di bawah pemerintahannya.
Pakistan, yang hubungannya dengan Amerika Serikat memburuk pada 2011 berkaitan dengan serangan yang menewaskan pemimpin Al Qaida Osama bin Laden dan serangan udara yang menewaskan 24 tentara Pakistan, mengatakan lebih dari 3.000 tentaranya telah tewas dalam memerangi gerilyawan.
(H-AK/B002)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com