Harga ikan laut Sukabumi naik 100 persen
Selasa, 7 Februari 2012 14:53 WIB | 1224 Views
Ilustrasi ikan (FOTO ANTARA/Dedhez Anggara)
Berita Terkait
Sukabumi (ANTARA News) - Harga ikan laut di Sukabumi, Jawa Barat, hasil tangkapan nelayan di enam titik tempat pelelangan ikan meningkat 100 persen akibat minimnya hasil tangkapan yang disebabkan oleh cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa pekan.
"Harga ikan laut terus melonjak bahkan sampai 100 persen," kata Pelaksana Harian Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, Cabang Sukabumi, Tendi Sudama kepada ANTARA, di Pelabuhan Ratu, Selasa.
Seperti ikan cakalang yang awalnya hanya Rp10 ribu/kg saat ini menjadi Rp20 ribu, kemudian baby tuna yang harganya normalnya hanya Rp15 ribu/kg saat ini menjadi Rp30ribu/kg-Rp35 ribu/kg dan layur saat kondisi cuaca baik harganya Rp20 ribu saat musim sekarang harganya bisa mencapai Rp40 ribu/kg sampai Rp50 ribu/kg.
Menurutnya, kenaikan harga ikan tersebut disebabkan minimnya hasil tangkapan ikan dalam beberapa pekan terakhir ini. Bahkan, produksi ikan pun bisa kosong di beberapa hari tertentu.
"Produksi ikan yang sangat minim memicu kenaikan harga ikan laut di Sukabumi," tambahnya.
Dari enam tempat pelelangan ikan di Sukabumi seperti di Palabuhanratu, Cisolok, Ujung Genteng dan lain-lain produksi ikan setiap harinya sangat minim. Biasanya di kondisi normal dari enam pendaratan ikan tersebut bisa menghasilkan ikan sebanyak 40 ton/hari. Tetapi saat ini maksimal hanya 10 ton/hari, bahkan untuk dua jenis ikan seperti cakalang dan baby tuna untuk memenuhi pasar lokal harus mengandalkan ikan dari Jakarta.
"Untuk memenuhi permintaan ikan di pasar lokal kami harus meminta pasokan dari Jakarta, karena produksi ikan yang sangat minim," kata Tendi.
Ditambahkannya, jika kondisi cuaca terus seperti ini tidak menutup kemungkinan harga ikan laut terus melonjak seiring tidak cukup untuk memenuhi permintaan pasar.
Editor: Ella Syafputri
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com