Berita Terkait
Kupang (ANTARA News) - Tim laboratorium dan forensik (Labfor) Polri Denpasar, Bali, melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (7/2).

"Kami lakukan pemeriksaan secara umum, guna mengetahui penyebab kebakaran itu," kata Ketua tim Labfor Denpasar, Iptu Komang Mulyadi kepada wartawan di Kupang, Rabu.

Menurut dia, pemeriksaan ini adalah penyelidikan awal lokasi kebakaran, sehingga belum dapat disimpulkan tentang penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan kantor penyelenggara pemilu itu.

Dia mengatakan, tim Labfor masih melakukan pemeriksaan lanjutan di laboratorium di Denpasar, setelah mendapatkan sejumlah hal yang mendukung penyelidikan terkait kebakaran tersebut.

"Karena ini masih akan dilakukan pemeriksaan lanjutan di laboratorium selama sepakan untuk bisa diketahui hasilnnya," katanya.

Ketua KPU Kupang, Hans Louk mengatakan kebakaran kantor KPU tidak akan menganggu pelaksanaan pemilu kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar 2013 mendatang, dengan tahapan pelaksanaannya akan dimulai tahun ini.

"Kami tetap bekerja untuk persiapkan pelaksanaan pilkada," katanya.

Hans mengaku seluruh dokumen dan berkas serta peralatan kantor ludes terbakar, namun masih ada data-data untuk pelaksanaan pilkada yang tersimpan di laptop serta dalam bentuk soft copy.

"Data itu masih ada, dan bisa digunakan," katanya.

Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), hangus terbakar pada Selasa (7/2), pagi sekitar pukul 07.00 WITA.
(B017)



Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar