Kasus bocah jatuh dari eskalator diselidiki
Minggu, 12 Februari 2012 13:29 WIB | 1468 Views
Ilustrasi. (istimewa)
Berita Terkait
Pekanbaru (ANTARA News) - Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Pekanbaru Kompol Ida Ketut Ghananta menyatakan bahwa kasus tewasnya bocah 12 tahun yang jatuh dari eskalator di Pekanbaru masih dalam tahap penyelidikan.
"Untuk sementara ini, kasus Gielbert (12) yang tewas setelah jatuh dari eskalator Mal Ciputra Seraya Pekanbaru masih dalam penyelidikan. Saksi baru sampai ke petugas keamanan mal," kata Kasat di Pekanbaru, Minggu.
Ia mengatakan, pihaknya masih mengambil langkah penyelidikan pro-yudisial terhadap sejumlah pihak terkait, termasuk managemen mal.
"Kami juga telah melakukan introgasi terhadap sejumlah pihak. Kalau nanti jelas ada unsur pidananya, maka kasus akan dilanjutkan ke upaya hukum," katanya.
Olah tempat kejadian perkara (TKP), kata Kompol Ghananta, juga masih terus dilakukan, termasuk juga mengorek berbagai informasi baru dari lapangan.
Gielbert (12) tewas setelah tergelincir dari salah satu eskalator atau tangga berjalan di Mal Ciputra Seraya Pekanbaru pada Kamis (2/2), sebelumnya sempat terekam kamera pemantau (cctv) yang terpasang di sekitar tempat kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Senapelan, Iptu Milson Jhoni, atas nama Kapolsek Senapelan Pekanbaru Kompol Arif Hidayat Ritonga secara terpisah mengatakan, saat ini rekaman cctv tersebut menjadi bukti utama dan tengah dalam sitaaan polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Sebelumnya, kata dia, baik dari pihak sekolah korban yakni Witama School, pengelola mal dan keluarga korban memiliki versi kronologi yang berbeda-beda.
"Untuk memastikannya, kami meminta rekaman cctv yang berada di mal tersebut dan sudah kami saksikan berulang kali. Kini, tidak ada lagi yang bisa memberikan keterangan palsu karena semuanya terekam di cctv ini," kata Milson.
Dalam rekaman cctv tersebut, terlihat jelas bahwa kematian Gielbert bukan terjatuh dari eskalator lantai tiga yang mengarah ke bawah (lantai II-red) seperti yang selama ini diungkapkan banyak saksi.
"Pada cctv ini, terlihat jelas bahwa korban tergelincir pada eskalator lantai tiga mal saat hendak menuju ke lantai VI," tuturnya.
Milson mengatakan, sejauh ini pihaknya juga cukup kesulitan dalam upaya penyelidikan mengingat kasus tersebut lebih mengarah pada kelalaian orang tua.
"Susah untuk kasus ini ada tersangkanya, karena kasusnya juga akibat kelalaian pihak orang tua korban," katanya.
(KR-FZR/Z002) Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com