Fadli "Padi" tak tertarik politik
Kamis, 16 Februari 2012 16:59 WIB | 1702 Views
Jakarta (ANTARA News) - Andi Fadly Arifuddin atau yang lebih akrab dikenal Fadli "Padi" mengatakan, tidak tertarik untuk terjun ke politik.
"Saya tidak tertarik untuk bergabung ke partai politik manapun, saya sangat mencintai profesi saya sebagai musisi dan ingin menjadi seniman sampai saya tua nanti," kata Fadli saat jumpa pers "Konser Shalawat untuk Negeri", di Jakarta, Kamis.
Meski begitu, pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan 36 tahun yang lalu tersebut mengatakan, tidak akan menolak ajakan partai politik untuk berkampanye tentang kebaikan.
"Sebagai musisi, saya merasa sebagai salah satu elemen penting dalam bangsa ini karena sebagai musisi, kami bisa menjadi jembatan penghubung untuk menyampaikan pesan politik kepada khalayak, terutama kaum muda" kata dia.
Fadli mengatakan, sekarang menikmati lagu-lagu bernuansa Islami karena tertarik dengan pesan di dalamnya.
"Sudah hampir dua tahun terakhir saya sering menyanyi lagu bernuansa Islami. Lagu-lagu Islami pesannya jelas, saya saya menyanyikannya, saya dapat merasakan energi untuk berbuat lebih baik," kata dia.
Meski begitu, Fadli menolak anggapan bahwa menyanyikan lagu rohani memiliki beban moral yang lebih berat.
"Pada dasarnya, beban menyanyikan lagu biasa dan rohani sama saja, yang disoroti masyarakat bukan gaya atau cara berpakaian seseorang saat menyanyi, tapi apa yang menjadi kebiasaan sehari-hari," kata dia.
Menanggapi segera bebasnya drummer "Padi", Yoyo, Fadli menyatakan, dirinya merindukan kembali bernyanyi dengan grup band "Padi" yang telah satu tahun vakum.
"Saya berharap kami bisa bermain satu panggung lagi, karena rasanya akan berbeda kalau bermain bersama teman seperjuangan selama 15 tahun bersama," kata dia.
(I027/S023)Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com