Ctra parpol buruk buat masyarakat apatis
Kamis, 23 Februari 2012 20:03 WIB | 1012 Views
Jakarta (ANTARA News) - Banyak sekali kasus pelanggaran hukum melibatkan tokoh politik nasional, bahkan juga terkait dengan the ruling party. Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar, Akbar Tandjung, menilai citra partai politik yang semakin memburuk berdampak pada sikap masyarakat menjadi semakin apatis.
"Citra partai politik yang semakin memburuk karena perilaku elite politiknya yang tidak menjalankan amanat rakyat dan malah melakukan praktik korupsi," kata Tandjung melalui siaran persnya, Kamis.
Menurut dia, para elite partai politik harus mengubah paradigma bahwa berpartai bukan semata-mata berorientasi pada kekuasaan, melainkan juga mengakomodasi aspirasi rakyat.
Partai politik yang tidak mengakomodasi aspirasi rakyat, tetapi hanya mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompoknya, menurut dia, tidak akan dipilih oleh rakyat.
"Hal ini harus menjadi perhatian para elite partai politik karena akan membahayakan masa depan partai," katanya.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menyatakan keprihatinannya terhadap perkembangan partai politik saat ini yang lebih mengutamakan transaksional dalam berbagai proses politik, terutama proses rekrutmen calon pimpinan di berbagai tingkatan.
Paradigma seperti ini, kata dia, harus diubah agar partai politik sebagai salah satu wahana rekrutmen sumber daya manusia politik benar-benar menjadi pilar yang penting.
Perubahan paradigma yang utama, menurut Akbar, berpolitik itu bukan berorientasi pada kekuasaan, melainkan bagaimana kekuasaan politik digunakan sebesar-besarnya menyejahterakan rakyat.
"Elite politik yang negarawan harus berorientasi kerakyatan, tidak melakukan transaksional, dan bersih dari praktik korupsi," katanya.
"Jika citra partai politik terus menurun, tokoh berkualitas dan populer akan enggan masuk ke partai politik," katanya.
Hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dipublikasikan pada hari Kamis ini menyimpulkan bahwa citra partai politik semakin menurun karena elite politiknya tidak menjalankan amanah rakyat dan bahkan ada yang tersandung kasus korupsi.
(R024/D007)Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com