Tehran (ANTARA News) - Presiden Suriah Bashar al-Assad tidak akan jatuh dan Iran berdiri di sampingnya, kata penasehat tinggi kebijakan luar negeri kepada pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Selasa.

"Republik Islam Iran mendukung pemerintah Suriah dan akan menentang mereka yang bertindak melawan Suriah," kata Ali Akbar Velayati dalam pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita Fars, lapor AFP.

"Usaha untuk menggulingkan pemerintah Suriah tidak akan menjadi kenyataan dan garis depan konfrontasi dengan rezim Zionis (Israel) tidak akan lenyap," katanya.

Velayati mengatakan Suriah -- sekutu utama Iran di Timur Tengah -- akan menentang apa yang dianggap sebagai campur tangan asing oleh Amerika Serikat untuk melengserkan rezim Assad.

"Dengan bantuan Arab... Amerika telah menargetkan wilayah paling sensitif dari poros perlawanan, tidak menyadari bahwa Iran, Irak dan Hezbollah berdiri kokoh di samping Suriah," katanya.

Dia menambahkan bahwa anggota permanen Dewan Keamanan PBB yang mempunyai hak veto China dan Rusia mendukung rezim Damaskus.

Velayati mengatakan, namun, bahwa Iran sedang mendesak Suriah supaya mengadopsi reformasi di saat negara itu menghadapi pemberontakan yang meletus pada Maret tahun lalu.

"Ada masalah di Suriah dan berkenaan dengan metode kepemerintahannya," akunya. "Iran telah berulang kali menasehati Suriah agar mengimplementasikan reformasi yang dibutuhkan dan mereka telah melaksanakan tugas itu secara masuk akal," katanya.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan kekerasan di Suriah hingga kini telah menewaskan lebih dari 7.600 orang. (K004)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar