Ruang bagi capres independen harus ada
Kamis, 23 Februari 2012 22:09 WIB | 1258 Views
Kupang, NTT (ANTARA News) - Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmat Atang, berpendapat, pemerintah dan DPR perlu membuka ruang bagi calon presiden independen untuk mengakomodir calon yang tidak bisa masuk melalui partai politik.
"Di tengah merosotnya kepercayaan publik terhadap partai politik saat ini, pemerintah dan DPR harus bisa merespon dengan membuka ruang bagi calon independen, sehingga ada saluran bagi masyarakat yang sudah tidak puas dengan partai politik menyalurkan aspirasi," kata Atang, di Kupang, Kamis.
Dia mengemukakan hal itu terkait kemungkinan calon presiden independen pada Pemilu Presiden 2014 di tengah citra negatif partai politik saat ini.
Menurut dia, untuk mengakomodir calon independen, memang diperlukan perubahan-perubahan dalam UU Pemilu, tetapi sesungguhnya kehadiran calon indepen bukan hal baru karena dalam proses demokrasi, calon independen sudah diakomodir dalam pemilu kepala daerah.
Artinya, dari segi proses demokrasi, tidak ada masalah karena aturan sudah membuka ruang bagi calon independen dalam pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah, katanya.
Dia mengatakan, dengan adanya ruang bagi calon independen, para kandidat yang berkeinginan untuk maju dalam setiap pemilu presiden bisa ada pilihan, apakah melalui partai politik atau jalur independen.
Bagi yang merasa menggunakan kendaraan partai politik tetapi biaya politik terlalu mahal maka bisa menggunakan jalur independen, katanya.
Mengenai untung ruginya calon independen, dia mengatakan, dari segi dukungan di parlemen, posisi kepala negara dari non partisan tidak terlalu kuat, begipun infrastruktur pendukung di tingkar akar rumput tetapi hal yang paling penting adalah ruang ini dibuka dulu.
"Persoalan calon independen dan dari partai politik, menurut saya hanya terletak pada dukungan parlemen dan dukungan infrastruktur di tingkat bawah. Kalau calon independen tidak memiliki dukungan riil di parlemen dan itu membutuhkan energi besar untuk mencari dukungan," katanya.
Tetapi hal yang paling penting adalah ruang dibuka agar semua warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi calon presiden.
(B017/Z002)Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com