Ikan Tuna Seorang warga memeriksa kualitas ikan tuna yang dilelang.(FOTO ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang/ss/Spt/11) ()

Pada 2011, ekspor ikan tuna dari Sumatera Barat hanya 1.000 ton pada tahun ini jumlah ekspor akan ditambah karena akan ada bantuan kapal penangkap tuna dari pemerintah pusat.
Berita Terkait
Padang (ANTARA News) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan ekspor 1.250 ton ikan tuna pada 2012.

"Negara tujuan ekspor tersebut terutama ke negara Jepang dan Amerika Serikat," kata Kepala DKP Sumbar, Yosmeri, di Padang, Jumat.

"Pada 2011, ekspor ikan tuna dari Sumatera Barat hanya 1.000 ton pada tahun ini jumlah ekspor akan ditambah karena akan ada bantuan kapal penangkap tuna dari pemerintah pusat," katanya.

Menurut Yosmeri, DKP Sumbar telah mengusulkan bantuan dari pemerintah pusat berupa 10 unit kapal penangkap tuna dan tiga di antaranya diharapkan bisa terealisasi pada tahun ini.

Kapal-kapal tersebut yang didatangkan dari Jepang sehingga menambah jumlah kapal penangkap tuna yang telah ada sebelumnya, yakni lima unit.

Nantinya, kapal-kapal itu juga diharapkan bisa mendukung dalam memberdayakan mantan mahasiswa sekolah pelayaran. Diperkirakan, lebih dari 150 mahasiswa pelayaran bekerja tidak sesuai keahlian mereka.

Ia menambahkan, saat ini sangat dibutuhkan tenaga ahli yang bisa menangkap ikan tuna terutama putra daerah sehingga mereka bisa membantu pemerintah mencapai target tersebut.

Selain itu, DKP Sumbar juga akan bekerja sama dengan para nelayan untuk menjadi awak kapal.

"Nelayan harus terus diberdayakan dan DKP akan melatih mereka untuk menangkap tuna serta cara pengolahannya," katanya.

Menurut Yosmeri, kendala yang dihadapi saat ini adalah sulitnya budi daya bandeng yang merupakan umpan untuk ikan tuna. Kebutuhan umpan setiap bulannya mencapai satu juta ekor per bulan.

Sumbar baru bisa memproduksi 50 ribu ekor ikan bandeng dari pembenihan di Pesisir Selatan, dan pada Maret ini akan ditambah lagi di Kabupaten Padangpariaman

"Untuk sementara, kita masih mendatangkan bandeng dari daerah Jawa," ujarnya.

(KR-AH)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar