LP Banyuwangi siap tampung napi Kerobokan
Jumat, 24 Februari 2012 19:13 WIB | 1299 Views
Seorang personel polisi mengawasi para narapidana (napi) yang berada di mobil tahanan saat pemindahan sejumlah napi pasca kerusuhan pada Rabu (22/2) di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kerobokan, Denpasar, Jumat. Pemindahan tersebut dilakukan untuk mencegah berlanjutnya kerusuhan di dalam penjara dengan memisahkan mereka ke lapas di kabupaten lain yang ada di Bali. (ANTARA/Nyoman Budhiana)
Berita Terkait
Banyuwangi, 24/2 (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, siap menampung sebagian narapidana (napi) dari LP Kerobokan, Denpasar, Bali, yang mengalami kerusuhan pada Rabu (22/2).
Kepala LP Banyuwangi, Krismono, pada Jumat mengatakan bahwa beberapa narapidana dari LP Kerobokan akan dipindahkan ke LP Banyuwangi, namun belum mengetahui jumlahnya.
"Saya belum tahu persis berapa napi yang akan dipindahkan ke LP Banyuwangi, dan mereka kemungkinan akan tiba malam ini," ujarnya.
Menurut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepolisian Resort (Polres) Banyuwangi untuk pengamanan kedatangan napi dari LP Kerobokan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Polres untuk mengamankan di LP Banyuwangi saat kedatangan sejumlah napi dari LP Kerobokan," katanya.
Menjelang kedatangan para napi, lanjut dia, tidak ada persiapan khusus dan para napi tersebut diperlakukan sama dengan napi yang lainnya.
"Mereka akan ditempatkan di ruang tahanan atau sel masa pengenalan lingkungan dulu untuk proses adaptasi, kemudian akan ditempatkan di ruangan LP, seperti napi lain,"ujarnya.
Sebanyak 45 napi LP Kerobokan dipindah ke sejumlah LP di Jawa Timur, dan rombongan napi tersebut sudah berangkat dari LP setempat sekitar pukul 14.30 WITA untuk menuju ke LP Banyuwangi, Jember, Porong-Sidoarjo, dan Surabaya.
Rombongan napi dari LP Kerobokan menuju ke sejumlah LP di Jatim dengan menggunakan dua bus dan mendapat pengawalan yang ketat Brimob yang bersenjata lengkap.
Sebelumnya, napi di LP Kerobokan, Denpasar, mengamuk dan membakar ruang kantor administrasi LP setempat pada Selasa (21/2) malam dan hal itu merupakan bentuk akumulasi kekecewaan para penghuni terhadap penanggung jawab LP Kerobokan yang dinilai diskriminatif.
(T.KR-MSW/I007)Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com